Long Distance Relationship

Nugroho Tri Wibowo
Karya Nugroho Tri Wibowo Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Maret 2017
Long Distance Relationship

L O N G   D I S T AN C E    R E L A T I O N S H I P

 

Idealnya semua insan ingin selalu bersama dengan orang yang dicintai. Berbagi dalam suka dan duka, melakukan berbagai kegiatan bersama-sama, dan tentu saja berbagi rasa. Yang sudah menikah, bisa ditambahkan berbagi tempat tidur dan kehangatan. Yang belum menikah, jangan terlalu jauh memikirkan soal tempat tidur. Sekarang melihat yang muda-muda pacaran saya justru merasa ada sensasi seru yang hilang. Rasa rindu yang konon katanya melekat sebagai indikator cinta, terasa pudar maknanya. Sekarang rindu itu sudah tidak perlu memakai dendam, cukup dengan santai menekan tombol di layar handphone, dan kalimat-kalimat seperti.." lagi apa sayang?" muncul seketika di layar. Memang orang yang sedang jatuh cinta dan dilanda rindu tingkat kecerdasannya sering melorot jauh, karena dia sendiri tidak bisa mengingat bahwa sedang telphone, dan tanpa sadar sudah bertanya sedang apa. Dan dengan kecerdasan yang sama pasangan sehingga menjawab "Ya ini lagi telphonan sama kamu. Masa lagi bangun rumah." Begitulah.. cinta memang memiliki "kebodohan" yang sama-sama dinikmati oleh mereka yang sedang jatuh di dalamnya. Ketika sudah sadar dan terbangun, percayalah bahasa lisannya akan berubah menjadi jauh lebih logis, diiringi bumbu penegasan seperti " Lagi apa? Kalau sudah selesai sarapan, jangan lupa minum." Fenomena cinta dan rindu bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, sekarang berubah menjadi cinta dan kebodohan. Sebelum LDR melantur kearah rindu, maka ini dia yang perlu disikapi dengan baik ketika sang kekasih hati berada jauh dipandang mata, turunkan Ekspektasi, bagaimanapun juga masa pacaran adalah masa dimana seseorang masih bebas memilih. Saya tidak suka memberi cap playboy ataupun playgirl kepada seorang pria atau wanita yang masih melajang dan sering berganti pacar? Ya bagaimana memilih yang cocok ? Kuncinya sebenarnya ada pada sang wanita. Oleh karena itu, jangan sampai terlanjur dan kelewatan menyerahkan segalanya kepada sang pacar sebelum menikah. Siapa tahu perasaannya berubah, dan dia bertemu dengan wanita yang dirasa lebih cocok, Selama belum ada cincin melingkar di jari, dan 2 saksi manusia dan ribuan malaikat bersaksi mengatakan sah didepan ayat suci dengan sebuah ijab. Anything is possible anything can happen. Berikan dia kepercayaan. Rindu sih rindu, tetapi jika setiap Satu menit dering Handphone terus berbunyi, padahal anda tahu dia sedang kuliah, bekerja atau sibuk menyelesaikan tugas, maka rindu bisa berubah menjadi sesuatu yang menyebalkan. Apalagi ketika terlambat membalas chating, anda langsung memberondongnya dengan pertanyaan berbalut curiga. Bukannya malah membuat dia menjadi rindu, justru dia bosan dan menganggap anda sebagai pengganggu. Jangan terlalu banyak menanyakan yang tidak perlu, menanyakan tentang kuliah atau pekerjaannya tapi tidak perlu menanyakan secara lebih detail. Tidak penting juga menanyakan dengan siapa dia makan siang, apa saja yang dipesan, berapa lama dia makan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan dari tempat makan kembali ke kampus atau tempat kerjanya. Ingat, anda pacar bukan polisi yang menginterogasi seorang tersangka kejahatan. Kecuali kalau anda memang polisi dan ditugaskan menanyakan seorang penjahat yang kebetulan adalah pacar anda. Miliki kehidupan sendiri dan kesibukan yang bermanfaat. Kunci membina hubungan jarak jauh dengan sang pacar adalah tetap menjadi pribadi yang menarik dan memiliki banyak kegiatan positif. Ketika sibuk, maka pikiran tidak melantur terlalu jauh, yang akhirnya menjadi curiga berlebihan. Mengapa tidak menggunakan waktu selama terpisah darinya untuk diisi dengan aktivitas bermanfaat seperti olah raga atau belajar bahasa asing. Berikan kejutan yang menyenangkan ketika anda bertemu lagi dengannya, penampilan sudah lebih langsing menawan, dan kejutkan dia dengan kemajuan bahasa Asing anda. Karena hubungan Long Distance Relationship banyak Warnanya, Karena hubungan Long Distance Relationship banyak Rindunya. Pada dasarnya hubungan jarak dekat maupun jauh, pria tetaplah pria, wanita tetaplah wanita. Mereka makhluk yang tidak suka diburu atau berburu. Jangan memburu sang pemburu, jangan berburu yang sedang memburu. Bersikaplah setia dengan setianya, kadang perhatian, kadang acuh tak acuh. Rindu yang paling rindu adalah merindukan seseorang yang juga merindukan kita. Maka berikan dia kesempatan untuk merindukanmu. Percayalah, cinta tidak pernah memandang jarak dan waktu. Cinta selalu menemukan jalannya untuk pulang dan kembali kepada siapa dia berkehendak. Nothing is more beautiful than reading a text message from your lover, saying..." I am coming home to you. I miss you so much. I Love You…..

 

 

Jakarta, 17 Maret 2017 - Long Distance Relationship ( Nugroho tri wibowo )

 

 

  • view 142