Tentang jarak

Nugroho Tri Wibowo
Karya Nugroho Tri Wibowo Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 Oktober 2016
Tentang jarak

Iya, ini tentang jarak

 

Bukan jarak dalam pautan fisika tentang kecepatan, waktu, dan jarak yang bisa dibandingkan dengan laju kereta dan gerak seekor siput cantik. Itu akan mempermudah segalanya

 

Ini tentang jarak yang kau tarik untuk mengakhiri cerita, jarak tak kasat mata yang panjangnya melebihi angka yang pernah ada, jarak yang kau tarik melalui pintu kereta yang sedang melaju kencang, bagaimana mungkin aku dapat meraihmu sedangkan peron ini menjadi pijakanku saat ini.

 

Ini tentang jarak yang kau tinggali, yang kau tunggangi pergi, yang kau yakini dan kau hidupi

 

Sudahkan kau temui rahasia jarak?

Sampai kau lupa makna jarak?

Sudahkan kau menghitung jarak?

Yang kau tarik dan kau gantung tanpa makna

 

Kepada jarak yang kau buat

Kepada pagi yang kau tiduri

Kepada perasaan yang kau lukai.

 

Aku ingin seperti tukang kebun istana

Aku ingin memangkas jarak agar tak lagi tampak kusut dan menyakitkan mata.

Tapi apa daya tangan ini terlalu lemah untuk melambai, tangan ini sudah terlalu letih untuk menggenggam jarak

 

Kau pergi meninggalkan jejak

Menutup pintu harap dan ratap, sampai pada titik waktu kau pergi tanpa jejak meninggalkan sayat, melupakan harap, mendustakan ungkap.

 

Kau adalah kenangan yang menampung rahasia yang tetap diam tanpa suara menggantungkan makna

 

Sampai pada titik waktu ku pergi tanpa suara mungkin juga tanpa rasa yang tersisa

 

Kau adalah rindu yang terlampau ramun untuk dikisahkan mengiringi bercumbunya ingatan dengan kenangan

 

Kau adalah rindu yang terlalu lama kupelihara, yang terlalu banyak menyimpan rasa, yang menjelma menjadi suatu cerita

 

Kau adalah jarak yang tak pernah kuceritakan, karena itu aku tuliskan

 

Karena pada akhirnya

Tidak ada yang bisa memaksa

Tidak rindu

Tidak aku

Tidak kita....

 

 

Jakarta, 21 Oktober 2016 - Tentang Jarak ( Nugroho Tri wibowo )