UNTUKMU

Nugroho Tri Wibowo
Karya Nugroho Tri Wibowo Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 11 Oktober 2016
UNTUKMU

Saat senja tenggelam, Hay sahabat masih ingatkah saat kita tertawa bersama dan sempat menangis bersama? coba kau pandang langit sore ini masih sama bukan seperti senja kala itu di tepian pantai, indah seperti kalian.

Kalian semua apa kabar? sore ini saya melihat kearah langit merindukan sosok kalian, kalian yang selalu merangkul dalam keadaan apapun, ya kalian sahabat tanpa bisa diukur dengan materi, tanpa belas kasihan berbalas dengan kiasan kata.

Sore ini saya terbayang dan sesekali terpikirkan kenapa kita, kenapa kalian yang hadir menjadi orang-orang hebat di dalam lingkup ini, kita pernah terjun bersama dan saling menopang untuk melewati jurang dalam ini. Kita juga pernah terbang tinggi dan menikmati indah alam ini dari atas sana.

Apakah semua nyata indah seperti bayang? tentu tidak, tapi persahabatan kita lebih indah dari apa yang kita bayangkan dan kita ceritakan kepada semua orang. 

 

Baru saja berakhir senja sore ini menyisakan keajaiban Kilauan indah langit ini.

Tak pernah terlewatkanan dan tetap mengaguminya, kesempatan seperti ini tak akan bisa di beli

Bersamamu ku habiskan waktu, senang bisa mengenal kalian rasanya semua begitu sempurna, sayang untuk mengakhirinya melawan keterbatasan walau sedikit kemungkinan tak akan menyerah untuk hadapi hingga sedih tak mau datang lagi

 

Janganlah berganti tetaplah seperti ini

 

Untukmu sahabatku, tetap menjadi bumi.

Tetap rendah sebagai mana kaki berpijak, tidak perlu langit saja tidak pernah menjelaskan bahwa dirinya tinggi.

 

 

Jakarta, 11 Oktober 2016 ( UNTUKMU ) Nugroho Tri wibowo 

Untukmu sahabatku yang kalian biasa sebut ( VAANDQ )

  • view 186