Harapan (dan) Masa Depan

Noviyana Shiali
Karya Noviyana Shiali Kategori Renungan
dipublikasikan 22 Maret 2017
Harapan (dan) Masa Depan

Aku pernah membicarakan perihal ini dengan seseorang beberapa waktu silam. Aku ingat betul, ketika itu kami membahas sebuah topik yang selalu menjadi hal menarik untuk dibahas, namun terkadang mengundang beribu macam kekhawatiran; apa lagi kalau bukan perihal masa depan? topik yang satu ini selalu menjadi misteri yang tak pernah bosan untuk diperbicangkan; sebab kita semua tahu bahwa masa depan selalu penuh dengan kemungkinan dan pengandaian. Kita selalu memikirkan dan mungkin telah menyusun rencana akan masa depan, namun bagaimana bila nanti semua yang terjadi tak sesuai harapan? 

"Manusia boleh berencana, tetapi Tuhan yang menentukan."

Bermula dari keinginan untuk membahagiakan orang tua, mendapatkan gelar sarjana, mengembara ke penjuru dunia, mendapatkan profesi yang diimpikan hingga yang paling umum ialah perihal asmara dan rumah tangga; lalu memiliki anak cerdas dan tidak kekurangan satu apapun, semua tersusun dengan sempurna dalam kepala. Pertanyaannya [masih tetap sama], bagaimana bila salah satu dari beberapa mimpi-mimpi tersebut terjadi diluar ekspektasi, misalnya saja, bagaimana bila kelak kita mempunyai anak namun anak tersebut berbeda dengan anak-anak pada umumnya, berbeda dengan apa yang sempat kita angankan sebelumnya?

Menjawab pertanyaan tersebut, aku yakin bahwa kebanyakan dari kita pada awalnya [mungkin] akan sulit menerima kenyataan bila ternyata anak yang dilahirkan kelak berbeda dengan yang diharapkan, aku pun pasti begitu, akan ada perasaan sedih dan kecewa, namun bukankah itu merupakan perasaan alamiah dan manusiawi yang kerap dirasakan oleh kita, manusia biasa? Terlepas dari perasaan-perasaan tersebut, aku yakin bahwa setelah melalui proses panjang, kelak kita akan sampai ke tahap penerimaan, sampai pada tahap kesadaran bahwa anak  adalah buah cinta kedua orang tua yang tentu harus dirawat dengan penuh cinta pula, bahwa setiap anak dilahirkan istimewa, bahwa setiap anak adalah sempurna di mata-Nya.  

 

Sekali lagi, hidup ini penuh dengan misteri, begitu pun masa depan dari kehidupan itu sendiri, kita sadar bahwa kita memang selalu dihadapkan pada hal-hal yang tak bisa ditebak; masih berada dalam ketidakpastian. Kita seringkali mendapati banyak mimpi yang tak jadi nyata, banyak harapan yang hilang begitu saja, namun tak sedikit pula yang berhasil mengenggam mimpi tersebut; bercermin dari itu semua, aku pribadi selalu percaya pada satu hal bahwa Tuhan selalu punya rencana terbaik atas apapun yang terjadi dalam hidup. { Source }

  • view 235