Kuliner Blitar di Rumah Makan Penataran

Novita Rully
Karya Novita Rully Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 08 Juni 2016
Kuliner Blitar di Rumah Makan Penataran

PERNAH tinggal selama 17 Tahun di Blitar, perasaan rindu untuk pulang selalu berkecamuk. Tak pelak, Blitar selalu menjadi tempat favorit untuk membasuh penat.Terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Blitar berjarak 167 Km barat daya Surabaya ini dikenal sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden Soekarno.

Kota Proklamator dan Kota Patria, Kota Peta (Pembela Tanah Air) menjadi julukan lain Blitar, kota yang sarat jejak sejarah.Memiliki Candi Penataran di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Blitar laik disambangi sebagai kota wisata sejarah. Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, sisi utara Blitar. Candi Penataran juga dilengkapi dengan wisata kolam renang Penataran yang berdekatan dengan museum. Hanya membayar Rp 5.000 pengunjung dapat menikmati fasilitas yang cukup lengkap di sana. Mumpung berada di Blitar, Istana Gebang, kampung cokelat, water park Sumber Udel, kolam renang Herlingga, taman Kebon Rojo, argowisata Karangsari, Jolosutro, petilasan Rambut Monte, wisata alam goa Embultuk, laik disambangi.

Satu hal yang pasti, liburan di Blitar tak lengkap jika perut kelaparan. Rumah makan dan café Penataran di Jalan Kalimantan ini menjadi pilihan. Dari ragam menu yang ditawarkan, saya tergoda mencoba nasi goreng selimut dadar telur, nasi goreng puncak semeru, gurami bakar asam manis dan sambel petai, tahu cocol petis, plus yang segar, es gunung kidul dan es mahameru. 

Wow... Rasa lapar berpadu penasaran akhirnya terpuaskan dengan nasi goreng puncak semeru. Alhamdulillah, nikmat sungguh... Saat petualangan rasa dipungkasi dengan kesegaran es mahameru. Soal harga, jelas bersahabat dengan dompet saya. Seporsi nasi goreng selimut telur dadar Rp 12.000,  tahu petis Rp 6.000, dan es gunung kidul Rp 10.000.

Ah, kerinduan ini pupus sudah...
 
 

  • view 428