Menunggu Waktu Yang Tertunggu

novita susilaningrum
Karya novita susilaningrum Kategori Puisi
dipublikasikan 25 April 2016
Menunggu Waktu Yang Tertunggu

Senja begitu indah berhias cahaya lembut memancar

Hatiku ingin singgah lebih lama disana

Menyimpan damai yang sulit ku dapatkan pada hati yang sudah begitu lelah

Rupamu tak mampu enyah, dari sudut mataku bahkan relung jiwaku

Angin kencang tetap menjagaku pada sebuah bangku besi coklat tua

Mebius rasa yang semakin tak mampu ku kendalikan

Kaki kuat mematung bersama impian tentang cinta

Cinta yang masih menjadi misteri dalam kisahku

Senja itu semakin redup oleh awan-awan gelap yang berderet berganti bergiliran

Jaket tebal ungu menjaga tubuhku dengan bibir  yang semakin membiru

Aku tetap saja keras kepala disana, dengan alasan-alasan tak berlogika

Menarik nafas mengatur setiap detak risau hati

Hingga ku putuskan berjalan berkelok menuju sebuah ruang pribadiku

Menatap mata dalam potretmu yang khusus ku bingkai indah

Rinduku mungkin sudah pada tahap keterlaluan

Aku ingin berhak untuk ada, menjadi bagian dari kisah bahagiamu

Menjadi pelengkap setiap celah-celah di jarimu

Kali ini ku beri nama setiap langkah kakiku sebagai ruang harap

Berisikan amunisi lengkap tentang mimpi-mimpi berlapis do’a di masa depan

Entahlah, yang aku tahu saat ini aku begitu kuat ataukah sebaliknya

Hingga,  aku yang menunggu waktu atau waktu yang tertunggu ?

 

 


  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Karya yang saya baca hingga 4 kali dengan penasaran karena merasa ada yang 'familier', namun tetap ga ketemu juga di mana letak familiernya... ^_

    • Lihat 6 Respon

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    Makin keren

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Kaya cita, kaya rasa, mmmh... cinta... ^_