Hal Baik yang Kita Lewatkan

novie ocktavia
Karya novie ocktavia Kategori Inspiratif
dipublikasikan 27 Januari 2016
Hal Baik yang Kita Lewatkan

Kita pasti pernah melewatkan banyak hal baik di hidup kita. Kondisi dan situasinya bisa berupa apa saja, seperti misalnya tentang sesuatu yang kita pikir baik untuk kita tapi berakhir menjadi sesuatu yang tidak bisa kita miliki, gagal kita lakukan atau terlambat kita dapatkan. Intinya, hal-hal baik yang kita lewatkan berarti sesuatu yang terlepas dari genggaman, dengan atau tanpa kita genggam lebih dulu sebelumnya. Lasut! Begitulah bahasa sunda menyebutnya

Bagaimana rasanya melewatkan hal baik? Bagaimana respon hati kita ketika ada hal baik luput dari genggaman? Sedih dan kecewa, bukan? Tapi, apakah kita bisa meyakinkan diri sendiri bahwa sedih dan kecewa adalah respon terbaik yang seharusnya kita lakukan?

Melewatkan hal baik bisa berupa apa saja : buku inspiratif yang tak terbeli karena ketiadaan anggaran, teater yang tak bisa dihadiri karena adanya pekerjaan tambahan, kegiatan kepemudaan yang terlambat diikuti karena padatnya jadwal, majelis yang tak bisa dihadiri karena jauhnya jarak, pekerjaan yang tak bisa diambil karena pergeseran prioritas, perempuan idaman yang tak bisa didapatkan karena terlanjur dikhitbah orang lain, dan masih banyak lagi.

Satu hal yang pasti, betapapun banyak hal baik yang kita lewatkan, rezeki dari Allah tak akan tertukar. Hal baik yang menurut Allah akan menjadi milik kita pasti akan menjadi milik kita, apapun rintangannya. Sebaliknya, hal baik yang tak ditakdirkan Allah menjadi milik kita tetap tak akan menjadi milik kita. Bukankah apa yang kita pikir baik belum tentu sama dengan apa yang baik menurut-Nya?

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menggeser sedih dan kecewa? Berbaik sangka, yaitu yakin kepada-Nya bahwa Dia pasti memberikan yang terbaik bagi kita. Selamat mengikhlaskan semua hal baik yang terlewatkan, kawan :)

?

Picture from here.

  • view 138