Suara

novi elkarim
Karya novi elkarim Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 April 2016
Suara

ada suara asik dan menarik yang ku dengar ketika fajar tiba.
saat bintang hilang satu-satu dan matahari muncul malu-malu.


suara apakah itu?
suara azan?

aah.., suara azan tentu lebih dari itu.
Tidak. suara itu lebih sering aku dengar ketika jemaah subuh telah pulang meninggalkan mushala di depan rumahku.

Lalu?
hmmm? apakah itu kokok ayam?


hahaa,,, jangan bercanda.
Aku tinggal di kota yang rumahnya saling sesak berdempetan, di sini tak ada ruang untuk ayam tinggal.

Lalu apa?


suara itu adalah suara dari dapur-dapur para tetanggaku. Irama dari berbagai macam sumber bunyi. Suara mesin cuci yang bekerja, blender yang berputar, wajan penggorengan yang bertemu sendok penggorengan, percikan air yang mengalir dari kran disusul dengan denting-denting piring dan gelas yang saling beradu.
Saat matahari beranjak sedikit naik,, akan hadir irama yang lebih bervariasi, entah dalam nada apa. Teriakan lembut para perempuan saling bersahutan

? ayo bangun nak,, mandi sana!?
?Seragam sudah bunda siapin, jangan lupa perlengkapan sekolahnya diberiksa dulu?
? kaos kakimu yang bersih sudah mama siapin dekat sepatu?
?Mas kopinya diminum dulu, nanti keburu dingin?
?Bang,, baju kantornya udah adek letakin diatas tempat tidur?
?Sudah pa, sepatunya sudah mama semir?

Aku tak tau bagi orang lain seperti apa, namun bagiku suara ini sangat menarik.
Suara itu sungguh dapat ku nikmati hingga mampu melahirkan rasa haru di hati ini.
Aku memahami bahwa suara itu tak muncul dengan serta merta. Suara itu terdengar karena ada niat sederhana dari para ibu dan istri. Niat untuk memberikan yang terbaik untuk keluarganya.

Terima kasih ?suara?. karenamu aku selalu bersyukur dipermulaan hari.

Yaaa,, aku bersyukur dilahirkan sebagai perempuan. karena aku yakin ketika"suara-suara" itu riuh memecah pagi, doa-doa malaikatpun akan selalu mengiringi.

  • view 110