“Enak ya jadi normal”

Noviaurora
Karya Noviaurora  Kategori Psikologi
dipublikasikan 22 April 2017
“Enak ya jadi normal”

“Enak ya jadi normal”

Kata-kata tersebut mulai berkeliling di kelapaku. Mulai mengisi sudut-sudut otakku. Mulai mendesak tiap sudut relung hatiku. Entah mengapa aku jengah!

Aku tak kuasa menahan air mataku.

“Semua orang sakit!” Sungguh aku mulai berpikir seperti itu.

“Tidak hanya kamu yang sakit, tetapi semua orang juga sakit, begitupun aku. Manusia tidak pernah sempurna!”Aku ingin menanggapi pernyataannya dengan meneriakkan kata-kata tersebut.

Namun, lagi-lagi aku tak kuasa berkata apapun padanya. Hanya menjawabnya dengan senyuman untuk menutupi gejolak hati dan pikiranku.

Namun, lagi dan lagi, aku hanya menjadi pendengar setianya, bukan penolongnya.

Tuhan, dia butuh pertolongan, tetapi aku tidak tahu harus berbuat apa. Tuhan, apa yang harus aku lakukan?

Sebegitu beratkah semua kepercayaan ini yang Kau berikan padaku?

Tuhan, apa yang harus aku lakukan?

Tuhan, tolong aku.

Aku juga sakit.

Akan tetapi Tuhan, aku begitu percayamu, tetapi bagaimana dengannya?

Tuhan, berikan dia petunjuk, bimbing dia ke jalan-Mu. Bimbing aku pula Tuhan.

  • view 61