Hujan oh hujan

Novi asih
Karya Novi asih Kategori Filsafat
dipublikasikan 20 April 2016
Hujan oh hujan

'Hujan'

Entah kenapa dan sejak kapan aku suka hujan.

Ketika hujan, aku merasa damai.

Perlu tahu bahwa sebenarnya kita juga bisa belajar banyak hal dari 'hujan'.

Ribuan bahkan jutaan tetes air hujan dengan suka rela berjatuhan ke bumi. Jatuhnya air hujan itu demi bumi. Demi kehidupan yang ada di bumi.

Padahal jatuh itu sakit, apalagi berulang. Tapi air hujan tetaplah jatuh berkali-kali. Seolah mereka tulus melakukannya. Mereka tahu, dibalik sakit itu akan digantikan dengan indahnya pelangi.

 

Kenapa kita 'manusia', yang katanya makhluk ciptaan Allah yang sebaik-baik makhluk ini tidak bisa meneladani akan kejadian turunnya air hujan itu ?

Apa sebegitu lemahnya kah kita ?

Menyerah dengan keadaan. Takut untuk jatuh berulang kali dan tak ingin merasakan sakitnya jatuh.

Bukankah pribadi paling baik itu yang berani melangkah tanpa takut jatuh. Lebih baik jatuh berkali-kali, bangun dan kembali melanjutkan perjuangan. Dari pada diam, tak berani melangkah.

 

Bertambah suka lagi dengan hujan, ketika aku tahu bahwa hujan turun itu menjadi salah satu waktu dimana dikabulkannya doa oleh Allah.

Begitu istimewanya hujan.

Hujan membawa berkah.

Hujan membawa bahagia.

 

  • view 272

  • Polisi Bahasa
    Polisi Bahasa
    1 tahun yang lalu.
    dibalik sakit => di balik sakit
    dimana => di mana

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    ^_

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    nitip doa ya mbaa kalo di sana lagi ujan

    • Lihat 9 Respon