Apa kamu sudah bebas? Apa kamu sudah merasakan bahagia?

Noval Bayu
Karya Noval Bayu Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Agustus 2016
Apa kamu sudah bebas? Apa kamu sudah merasakan bahagia?

             “Apa kamu sudah bahagia denganku?”, sebuah tanya yang muncul dimalam itu, didalam obrolan sebuah chat yang memang rutin kita lakukan.

              “Jika kamu melihat mataku kamu akan tahu jawabannya, menurutmu bagaimana?”, sebuah pertanyaan yang kamu jawab dengan pertanyaan juga. Pukulan telak pertama, aku memang orang yang paling suka memandangi wajahmu, muka cemberutmu itu yang sedang sibuk mengorek-ngorek es batu digelas espun jadi sajian favoritku, matamu yang tak luput dari terkaan pandanganku. Tapi aku bukan orang yang pandai menafsir dengan kompleks apa yang sedang disiratkan oleh matamu, bahagiakah itu? Atau kamu sedang menyembunyikan sesuatu? Ahh.. Aku benar-benar buntu.

            “Bukankah wajah bisa membohongi perasaan? Bagaimana dengan hatimu?”. Jawabku sedikit mengejar.

            “Aku bahagia Noval! Aku belum pernah sebahagia ini karena cuma kamu yang mau berkompromi sama aku yang gak bisa digenggam ini, sama kamu aku bisa bebas. Kurang jelas?”. Jawaban yang sedikit panjang yang menuntas habiskan semua tanyaku tadi, pun yang menghabiskan tenagaku hanya untuk menggerakkan jari saja, dan aku menyebutnya Pukulan telak kedua, yang menghujam jantung sampai telapak kaki.

            Dalam hati aku bersyukur, paling tidak kamu masih bisa bahagia, meskipun dengan sejuta tanda tanya yang seolah tergurat ditiap raut senyummu, ingin kubongkar, ingin kupecah semua tanda tanya itu, tapi belum waktunya dan memang belum saatnya.

            Kupahami benar-benar, kumengerti dalam-dalam, apasaja alasan yang membuatmu bahagia. Karena tak ingin sekali kugores lagi hatimu yang sudah penuh sayatan.

            Dan aku akhirnya paham. Memang benar, hakikat cinta adalah bagimana kita memberi kebebasan. Kebebasan berpendapat, kebebasan melakukan sesuatu hal dan kebebasan mengekspresikan diri. Dunia ini bukan tentang kita berdua saja, banyak orang dan banyak hal yang butuh sentuhan hangat hatimu. Terbanglah kemanapun kamu mau pergi akan kutunggu kamu pulang dirumah kecil yang hangat dan nyaman yang telah kamu siapkan, jika memang harus kamu tak kunjung pulang, aku titip satu permintaan. Jangan pernah lupa bertanya pada hatimu; Apa kamu sudah bebas? Apa kamu sudah merasakan bahagia?.

 

 

Jombang, Hari terakhir dibulan agustus, hari yang panas dan berangin.

Noval Bayu

  • view 270