Sekilas, Inilah Saya

Nonik Ristiawati
Karya Nonik Ristiawati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Mei 2016
Sekilas, Inilah Saya

Assalamu’alaikum. Nama saya Nonik Ristiawati, biasa dipanggil Nonik atau Kinon. Saya adalah perempuan keturunan Jawa yang sudah 18 tahun tinggal di Serang, Banten. Kini saya sedang menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung. Sekarang sudah semester empat di jurusan Sains dan Teknologi Farmasi – Sekolah Farmasi. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa sekolah di salah satu perguruan tinggi favorit di Indonesia ini dengan dibantu oleh pemerintah melalui bantuan Bidik Misi. Oleh karena itu saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar di sini agar saya bisa menggapai impian terbesar saya, bisa membanggakan orang tua saya, dan bisa membalas kebaikan pemerintah dengan cara dan kemampuan yang saya miliki.

Saya adalah sulung dari tiga bersaudara. Adik pertama saya sekarang kelas 2 SMA dan adik kedua saya kelas 5 SD. Alhamdulillah saya masih memiliki kedua orang tua. Ayah saya adalah seorang supir di suatu perusahaan, tapi pada bulan Mei 2016 ini ayah sudah memasuki masa pensiun. Ayah sering mengatakan bahwa dirinya sudah gagal dalam menggapai cita-citanya karena dahulu ayah ingin sekali sekolah lebih tinggi, tapi hanya cukup sampai SMA. Pada masa mudanya ayah pernah bekerja di Departemen Pekerjaan Umum, menjadi seorang wartawan, dan guru. Meskipun ayah saya seorang supir, saya sangat bangga memiliki ayah. Saya selalu mengatakan bahwa ayah adalah ayah hebat hebat karena sudah bisa mendidik Nonik sampai bisa kuliah di ITB dan mendidik ibu sampai bisa menjadi PNS guru SD. Ayah adalah alasan terkuat saya untuk bisa meraih kesuksesan yang ayah inginkan dengan cara yang saya miliki. Ibu saya adalah seorang guru SD yang baru diangkat menjadi seorang PNS tahun ini. Mereka semua adalah penyemangat hidup saya dan alasan saya untuk bisa terus semangat kuliah di ITB. Saya sebagai anak pertama yang bisa kuliah di ITB, saya ingin sekali melihat adik-adik saya bisa kuliah di perguruan tinggi favorit di Indonesia sesuai yang mereka inginkan.

Hidup dan belajar di kampusnya orang-orang hebat sangat memicu saya untuk bisa mewujudkan impian saya. Menjadi seorang pengusaha dan donatur muda. Impian saya adalah bisa menjadi seorang pengusaha yang memiliki perusahaan Marine Food yang mengelola berbagai jenis ikan yang siap didistribusi di pulau Jawa dan luar Jawa bahkan diimpor ke luar negeri, yang akan saya beri nama “Kinon Marine Food”. Saya berpikir menjadi seorang pengusaha adalah hal yang tepat karena pengusaha tidak terikat waktu, tidak seperti karyawan dan pegawai negeri dan saya ingin menyejahterakan keluarga saya dengan jalan menjadi seorang pengusaha. Menjadi seorang pengusaha tidak selalu berorientasi pada profit seutuhnya, saya ingin menjadi seorang pengusaha yang sekaligus menjadi seorang donatur. Saya sangat membalas kebaikan ITB dan Salman ITB yang selama ini sudah baik kepada saya dengan menjadi donatur tetap dan pada acara-acara yang diselenggarakan oleh ITB dan Salman ITB.

Untuk mewujudkan impian itu, perlahan demi perlahan saya mencoba menapaki kegiatan-kegiatan yang ada hubungannya dengan keuangan dan kewirausahaan. Mulai dari mengikuti seminar kewirusahaan yang diadakan oleh Forum Bidik Misi, seminar finansial oleh Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Padjadjaran, sampai seminar yang ada di Jakarta dengan pembicara Motivator Wanita 1 Se-Asia : Merry Riana dan Motivator Tung Desem Waringin. Saya pernah mengikuti sekolah bisnis USB yang dimentori oleh Pak Victor Asih, alumni ITB, namun saya berhenti terlebih dahulu. Saya pernah menjadi penjual produk Avail namun saya berhenti karena saya kurang cocok dengan bisnis yang berbau MLM tersebut. Saya dan teman saya juga pernah merencanakan untuk membuka bisnis bersama di bidang konveksi namun gagal karena teman saya sudah berpartner dengan yang lain. Sejujurnya saya sangat menyesal dengan keputusannya karena dia memiliki visi yang sama seperti saya dan saya merasa nyaman dengan dia. Saya merasakan kegagalan saat ini tapi saya berusaha untuk mencari cara lain agar saya bisa menjadi seorang pengusaha meskipun perlahan demi perlahan. Saya juga merencanakan untuk mengikuti PKM bersama teman saya tapi masih belum bisa membahas ide dan langkah-langkah terdepannya.

Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti PMW. Saya merasa bersyukur sekali karena melalui kegiatan ini saya bisa belajar banyak dan bisa menggali pengalaman sebanyak-banyaknya tentang perlombaan kewirausahaan. Ini adalah kedua kalinya saya mengikuti kegiatan yang berada di bidang kewirausahaan yang sebelumnya saya mengikuti Business Plan yang diadakan oleh FBM yang hanya lolos pada tahap 1 saja. Banyak harapan saya pada PMW ini yang semoga bisa mengantarkan saya pada PMW dan PKM tahun depan.

  • view 162