Si Problema Punya Masa

Niken Larasati
Karya Niken Larasati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 Februari 2016
Si Problema Punya Masa

Entah apakah ini hanya terjadi pada saya atau tidak? namun saya rasa setiap kepala punya problema. hanya saja saya masih perlu belajar untuk mengelola setiap baitnya dan saya yakin si problema itu punya masa

Saya terus belajar menganalisa bukan dalam rangka pembuatan skripsi namun proses analisa ini saya ikuti sejak umur saya menginjak 20 tahun, proses yang cukup memakan waktu dan saya rasa ini akan terus berjalan selama tuhan memberikan nikmat hidup untuk saya dan mulai dari sini saya mencoba menghindari kata yang di sebut lelah. setiap kepala pasti punya problema dalam bentuk dan cara yang berbeda dan setiap kepala pun di tuntut untuk mampu menerjemahkanya dan itu juga berlaku untuk saya namun saya tau si problema itu punya masa

proses menganalisa ini sering kali di dampingi oleh berbagai macam aspek,sehingga kita terkadang merasa sangat jatuh ketika si ujian datang, merasa tidak siap, merasa lelah , tidak mempunyai alternatif dan seketika muncul banyak pertanyaan yang di awali kata "mengapa?, menyalahkan diri sendiri , orang lain? dan melonjak dengan amarah yang tanpa sebab.apalagi ketiga dengungan suara orang- orang yang merasa paling tau ikut serta namun saya janji pada diri saya dan berkata si problema itu punya masa

perlahan saya mempunyai kunci utama untuk menyelesaikan semua, semua kunci hadir perlahan mulai dari hasil silaturahmi, bincang - bincang, berpikir tanpa merasa usang , kesana kemari yang penting punya tujuan sampai akhirnya adakalanya saya menyerah dan angkat tangan namun tidak sedikit yang berhasil saya selesaikan. lagi- lagi saya berani berkata si problema punya masa. campur tangan tuhan selalu saya rasakan apalagi ketika saya angkat tangan, tuhan selalu memberikan jalan dengan segala kejutan tidak terduga dan tiba- tiba dan? begitulah seterusnya sampai akhirnya saya mampu menterjemahkan segala macam problema dan ketika ia datang saya sudah biasa saja menghadapinya dan saya punya cara? karena saya sudah tau si problema itu punya masa dan sekarang saya mulai mengajak si problema menjadi teman istimewa bukan menjadi musuh yang selalu membuat saya ngelus dada.

?

?

*Saya tidak menginginkan si problema selalu hadir dan menjadi tamu luar biasa bagi kehidupan saya namun saya yakin?? dia pasti selalu punya waktu untuk mampir maka dari itu saya mencoba bertaman baik denganya, itu saja

19 Febuari 2016

Niken Larasati

  • view 92