Kepadamu hujan, yang hadir bersama cacian dan pujian

Niken Larasati
Karya Niken Larasati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Februari 2016
Kepadamu hujan,  yang  hadir bersama cacian dan pujian

kepadamu hujan, yang hadir bersama cacian dan pujian.kehadiranmu mungkin tak serajin si anak pandai namun kau selalu hadir di waktu yang di ijinkan tuhan, aku tau kau mempunyai kolaborasi yang luar biasa bersama tuhan, terima kasih sudah hadir dan menemani para pemohon doa yang senantiasa bersyukur walaupun kehadiranmu terkadang menjadi cacian yang mungkin akan berujung duka bagi kami yang lupa?

?

kepadamu hujan, Hadirmu selalu mempunyai cerita bersama para pelaku dunia dan itu termasuk aku, ketika tanda- tanda dirimu mulai datang para pelaku dunia mulai sibuk untuk berlindung dan dan menghindarimu,kau tidak selalu menjadi hal yang di tunggu -tunggu.bahkan ribuan cacian sudah siap untuk menyambutmu, kami tidak mau kau membuat basah sekujur tubuhnya apalagi baju yang kami kenakan sudah dipersiapkan sejak malam. terkadang kau hadir tanpa permisi dan membuat kami berpikir 2 kali untuk keluar. kehadiranmu memaksa kami membuat jeda untuk segala urusan penting yang harus kami selesaikan walaupun terkadang kami harus tetap menerjang dan seolah bersahabat baik denganmu sejenak agar kami bisa sampai di tempat tujuan karena hidup kami harus tetap berjalan, namun kami tidak takut denganmu karena kami tau kau hadir seijin tuhan hanya saja terkadang kau hadir dan membuat segala urusan kami kacau balau.

kepadamu hujan, walau terkadang urusan duniawi membuat dirimu menjadi bahan cacian namun kami yakin kau selelu bersama orang - orang baik yang penuh harapan, kau mengiringi doa kami yang senantiasa akan di kabulkan tuhan dan kau menjadi penyejuk rejeki bagi sebagian kaum yang yang membutuhkan dan kehadiranmu selalu mereka nantikan.kau manjadi pencair tanah- tanah yang mulai retak, kau menjadi pendorong bagi sumur yang kekeringan.bahkan kau sering menjadi pencair suasana di saat tegang, kau juga menjadi orang ketiga bagi sepasang kekasih yang sedang menikmati keromantisan malam, kau selalu hadir membawa keberkahan?

?

begitulah dirimu, kau ?datang di iringi pujian dan cacian, namun kau datang sebagai penyeimbang di tengan kekeringan bumi dan jiwa- jiwa yang haus rasa tentram.maafkan kami yang terkadang lupa. ??

?

?

Bekasi, 2 febuari 2016

Niken larasati

  • view 224