kegaduhan itu ku anggap baik - baik saja

Niken Larasati
Karya Niken Larasati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 30 Januari 2016
kegaduhan itu ku anggap baik - baik saja

Tidak selalu berawal dari tatap, perasaan gaduh yang tiba - tiba hadir ini pun begitu. tapi tunggu, sebaiknya jika ini terjadi padamu coba tanyakan dulu apa maksud hatimu.sebelum kau benar - benar jatuh pada perasaan yang membuatmu hilang akal. setelah yakin lalu tanyakan lagi, siapkah kau tertawa bahagia sampai terjatuh pilu yang kemungkinan antara keduanya masih hanya dugaan, silahkan di pilih sebelum semuanya terlambat.itu pesanku karena aku sempat terlanjur mengijinkan hatiku ku berlabuh tanpa sandaran namun masih saja ku anggap ini baik-baik saja. jangan lagi ijinkan kegaduhan ini terjadi padamu dan kalian...

?

Aku sempat menikmati perasaanku dalam diam, menerima kegaduhan rasa ?yang sekejap membuat ku merasakan hal yang ?berbeda dengan dia, mengijinkan kegaduhan itu merasuk tanpa ku teliti dulu sebelumnya hingga aku terbuai dan membuka luas rongga - rongga hati serta mempersilahkan kegaduhan itu masuk sebagai tamu yang istimewa.saat itu hatiku membenarkan semuanya seolah menjadi guru yang menjadikan pikiranku sebagai siswa yang bebas ia perintah sesuai kurikulum yang ada. kegaduhan ini pun mulai merambah ke seluruh tubuhku mulai dari gerak gerik yang harus ku bentengi dengan benteng transparan sampai semua hasil pekerjaanku berantakan,resah namun harus tetap diam agar semuanya seperti biasa saja.?

?

awalnya semua ini menjadi rutinitas biasa, tapi mungkin kegaduhan ini mulai menularkan penyakit yang merusak sel -sel hatiku. apalagi ketika aku tau dia begitu bahagia dengan kesempurnaanya. berlenggal lenggok seperti wanita dalam wujud pria yang selalu tebar pesona.mungkin peri -peri yang hadir membuatnya menutup mata dan berbuat sesuka hatinya. bahkan kali ini aku mulai harus membiasakan tetap tertawa dan bahagia karena salah satu peri yang berada di sekelilingnya adalah teman dekatku. lagi- lagi harus ku anggap kegaduhan ini biasa saja, seolah seolah aku menjadi manusia paling tegar seduni,ya kali ini aku masih baik - baik saja dan tetap bersedia berteman dengan kegaduhan.

?

Dia sepermainan denganku, sekujur tubuhnya seharusnya sudahmenjadi pemandangan biasa bagiku tapi ketika kegaduhan ini muncul dia menjadi pemandangan yang selalu ku tunggu - tunggu karena tanpa kehadiranya permainanku terasa hambar.sampai akhirnya sel - sel hatiku semakin rusak dan ia sampaikan pesan kepada air mata untuk meneteskan airnya agar aku tau bahwa hatiku ini sudah butuh pengobatan serius.sempat aku terisak untuk mulai melakukan pengobatan ini tapi aku harus berlaku adil,kegaduhan ini tidak boleh merusak pemberian tuhan.walau akhirnya kegaduhan ini di sadari olehnya aku tetap menganggap ini baik -baik saja, dia pun begitu sepertinya..sudahlah ?sel - sel hatiku sudah mulai sembuh dan kegaduhan ini tidak ku ijinkan lagi bersarang di tubuhku

?

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------seperti matahari pagi, perasaan ini tidak pernah lupa untuk muncul kembali?

dia mengawali hari sampai malam menidurkan harapan yang masih ingin di persatukan

aku dan waktu, tak satupupun yang yang mampu mengerti ini selain tuhanku

kepadamu yang selalu ada di dalam suatu kemungkinan. ku mohon tuliskan dalam doa?

biar tuhan yang menyampaikan tentang bagaimana kita dan ribuan tanda tanya yang tergores di pikiran?

tapi ingat sudah ku hentikan kegaduhan ini, sudah dan cukup sampai di sini

?

30 Januari 2016

Niken Larasati

?

?

?

  • view 126