Apakah aku masih hambaMu?

Nisyah Imani Qomar
Karya Nisyah Imani Qomar Kategori Agama
dipublikasikan 06 Februari 2016
Apakah aku masih hambaMu?

Tuhan.. Kau bilang bahwa aku paling mulia diantara makhluk lainnya..

Tapi "kemulian" itu selalu saja datang dan pergi, datang saat ku dekat denganmu, pergi saat ku mulai lalai tak mengingatmu. Apakah aku masih pantas menjadi hambamu?

Tuhan.. Sungguh maha benar saat kau bilang bahwa kami memang tempat salah dan dosa.

Kau beri nikmat yang begitu melimpah ruahnya, tapi terkadang aku lupa dan aku merasa seolah-olah itulah hasil kerja kerasku sendiri. Apakah aku masih pantas menjadi hambamu?

Saat ragaku bersujud di hadapmu, berniat tuk menyerahkan diriku, tapi jiwa berkelana pergi kemana ia mau. Apakah aku masih pantas menjadi hambamu?

Saat ragaku merungkuk padamu, lisanku mengagungkanmu, tapi akal berputar-putar karna urusan dunia yang fana. Apakah aku masih pantas menjadi hambamu?

Janganlah dulu bicarakan surga neraka, apakah aku masuk dalam daftar nama hamba yang kau cintai? Atau aku masuk daftar nama hamba yang kau benci amalnya?

.

.

.

Allahumma inna nas'aluka salamatan fiddiin, wa'aafiyatan fil jasaad, wa ziyadatan fil 'ilmiy, waa barokatann' fir rizqiy, wa taubatan qoblat mauut, waa rohmatan indal mauut, wa maghfirotan' ba'dal maauut.. Allahumma hawwin alaiyna fiiy sakarotil mauut, waannajata minannar, wal afwaa indal hisab..?

.

.

.

Jadikan aku, jadikan kami.. hamba yang kau cintai..

?

Aamiin ya rabbal alamin.

(Pict : by Page Fans Facebook Nour Academy - Teaching Arabic and Quraan to Non-Arabic Moslems)

  • view 141