Januari

Nisita Aulia Fatahida
Karya Nisita Aulia Fatahida Kategori Lainnya
dipublikasikan 12 Maret 2016
Januari

Melepaskan mu setelah lebih dari 30 kali rotasi nyatanya menguras perasaan.

Januari ini tidak hujan juga tidak cerah
Tapi kadang datang bersamaan.

Dan kadang meminta ku untuk hujan-hujanan.

Januari ini butuh 2 kali lebih siap untuk melepaskan.

pasca desember yang sangat keterlaluan.
Terlalu sering mengingatkan.

Mengingatkan dulu hanya jalanan saja yang sesak.
Tapi hati ku tidak.

Bicara tentang sesak, esok hari bisa jadi melebihi sesak dari hari ini.

atau bahkan akan menjadi pelega atas sesakku selama ini. Siapa yang tahu?

sekarang aku sedang mempersiapkan sebuah kejutan

Lalu aku simpan, dan kumpulkan bersama kejutan kejutan lain yang sebelumnya juga aku persiapkan untukmu di hari hari yang lalu.

Tidak perlu terlalu curious seperti itu, akan aku tunjukkan padamu jika kita kemudian bertemu.

Jika tidak akan aku kubur dalam dalam, bersama rasaku padamu yang sejak lama dengan sengaja kubekam

Aku tidak bisa sepertinya yg terangterangan mengeksplorasikan

Membisikan doa doa untukmu di ujung malam,

Dan khusyuk dengan tuts keyboard, bersenandung dengan puisi hingga menghabiskan waktu berjam jam.

Menjadi sesuatu yg menurutku lebih nyaman, ketimbang tetiba muncul membawa sejuta perasaan.

Aku hanya takut pergi ke permukaan tuan,
Melihatmu merayunya dengan puisi indahmu dari kejauhan saja, sudah begitu menyakitkan.

Di penghujung januari ini, kutulis beribu harapan, seperti bulan bulan yang lalu dan yang akan datang.

Isinya tidak melulu soal kamu kok, tenang, tidak usah kepedean.

Yang jelas soal masa depan. Itu kamu atau bukan, tidak usah terlalu dipikirkan.

Sudah ada yang mengatur kan?
Alhamdulillah'ala kulli hal. Januari ini masih berkesan.

Hei aku kan sedang mempersiapkan kejutan
Okke aku akan mulai menghitung...
duapuluh empat senja
Dari sekarang...

  • view 88