Bagaimana do'a dapat terkabul jika masih ada 10 perkara ini dalam diri kita?

Nisa Tsamratul Fuadah
Karya Nisa Tsamratul Fuadah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Juni 2016
Bagaimana do'a dapat terkabul jika masih ada 10 perkara ini dalam diri kita?

Assalamua'alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Kali ini saya ingin berbagi sedikit ringkasan dari tausiyah yang disampaikan Ustadz Iyon Suryana, tentang kaifiyah Do'a

Semoga bermanfaat.

Do'a merupakan cara kita meminta sesuatu terhap Allah untuk memenuhi hajat kita. Do'a juga merupakan komunikasi antara hamba dengan Tuhan-Nya, maka berdo'alah dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan do'a kita. Bukankah dalam Hadits Qudsi dikatakan "Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku". Namun, acap kali hajat kita mendesak kita untuk segera mewujudkannya hingga akhirnya kita panjatkan do'a dengan cara yang tidak sabar sehingga kita mendikte Allah untuk mengabulkan do'a-do'a kita, padahal Allah berfirman dalam Surat Al-Araf ayat 55 : " Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut". 

Sahabat sekalian, berdo'alah secara langsung kepada Allah  tanpa perantara apapun, berharap kepada Allah, dan jangan pernah bergantung kepada selain-Nya, bukankah Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui bahkan bisikan yang paling lembut pada hati hamba-Nya. Jangan pernah menggunakan perantara apapun atau siapapun sebagai perantara agar do'a kita dapat dikabul baik itu dukun, jimat, bahkan kiyai sekalipun yang ujung-ujungnya adalah kemusyrikan. Naudzubillah. terkecuali meminta orang lain ikut mendo'akan kita ya....

lanjut, jangan harap do'a dapat tekabul bila kita masih melakukan 10 perkara berikut:

1. Mengetahui Allah itu ada, tetapi tidak menunaikan hak Allah (kewajiban kita terhadap Allah) seperti Shalat, shaum, zakat, dsb.

2. Membaca Al-Quran tetapi tidak mengamalkan apa yang diperintahkan didalamnya

3. Mengaku mencintai Rasul tapi tmeninggalkan Sunnah-nya

4. Mengaku setan sebagai musuh tetapi mengikutunya dan bersekutu dengannya

5. Menginginkan masuk surga tetapi tidak mau beramal untuk menebusnya

6. Ingin selamat dari neraka tetapi menjurumuskan diri kedalamnya

7. Tidak memiliki persiapan untuk mati dan kehidupan setelahnya

8. Mencari aib orang lain tanpa introspeksi diri

9. Mendapat nikmat tetapi tidak pernah mensyukurinya

10. Mengantarkan dan mengubur jenazah tetapi tidak mengambil pelajaran darinya

Demikian 10 perkara yang menyebabakan mengapa do'a kita tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Barangkali ada salah satu perkara dari 10 yang disebutkan masih kita lakoni. semoga menjadi bahan renungan khusunya bagi saya dan tentunya bagi sahabat sekalian, Aamiin.  Wallahu 'alam.

sedikit tambahan, "dari 12 jam di hari Jum'at ada satu waktu jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. carilah waktu itu diwaktu setelah ashar" (H.R Abu Daud).

Jum'at, 19 Ramadhan 1437 H/ 24 Juni 2016

  • view 202