Jadi Ibu Rumah Tangga itu tidak enak!

Nida Muthi Athifah
Karya Nida Muthi Athifah Kategori Motivasi
dipublikasikan 16 Februari 2017
Jadi Ibu Rumah Tangga itu tidak enak!

Jadi Ibu Rumah Tangga itu melelahkan…
Setiap hari mengerjakan pekerjaan rumah yang tiada habisnya. Menyapu, mengepel menyuci piring, menyuci pakaian, menjemur pakaian, menyetrika, memasak. Rasanya melelahkan. Pagi rumah rapi, malam berantakan lagi. Begitu selalu, setiap hari.

Jadi Ibu Rumah Tangga itu membosankan…
Rutinitas yang monoton; beberes, makan, mandi, ibadah, nonton; itu-itu saja di dalam rumah, membuat jenuh cepat sekali meradang. Inginnya jalan-jalan, tapi bingung mau kemana.

Jadi Ibu Rumah Tangga itu rempong…
Apalagi jika mengurus anak. Repot dan melelahkan. Anak minta diajak main, ganti popok, belum lagi kalau lagi rewel. Kalau anak masih satu, belum ramai atau ada yang berantem. Kalau sudah dua atau lebih, siap-siap saja.

Jadi Ibu Rumah Tangga itu tidak enak..
Jika, tidak diniatkan karena Allah.

Padahal, jika karena Allah, semua pekerjaan Ibu Rumah Tangga akan dinilai sebagai ibadah. Iya, berpahala.

Padahal, jika karena Allah, semua pekerjaan juga akan dinilai sebagai bakti istri kepada suami. Dan itulah yang kelak akan mengantarkan seorang istri masuk ke syurga-Nya.

Padahal, jika karena Allah, semua pekerjaan akan terasa lebih mudah dan ringan. Tanpa keluh, ikhlas karena-Nya, semua akan terasa menyenangkan dan cepat selesai.

Padahal, jika karena Allah, Dia menjanjikan kelelahan yang dirasakan oleh Ibu Rumah Tangga sekalipun, akan menghapuskan dosa-dosa di masa sebelumnya.

Padahal, jika karena Allah, Ibu Rumah Tangga akan menjalaninya dengan suka cita, tanpa harus lelah bekerja dan mencemaskan anak yang dijaga oleh pengasuh.

____

Menjadi Ibu Rumah Tangga adalah fitrah, banyak dari mereka yang merasa iri dan menginginkannya. Setiap hal, tak luput dari kesulitan, begitupun ketika menjadi Ibu Rumah Tangga.

Tapi percayalah, ada lebih banyak hal yang membahagiakan dibandingkan dengan kesulitan yang ada. Tenang saja, jika karena-Nya, tabungan pahala akan terus-menerus bertambah. Akan ada Allah yang menemani, menguatkan, dan memudahkan. InsyaAllah. Aamiin

  • view 142