Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 20 November 2017   17:18 WIB
Malam Terakhir di Ubud

Makan malam terakhirku di Ubud, sengaja tidak kupilih nasi. Agar kuresapi sebuah pembuktian bahwa tanpa hadirmu rasanya sama tak nyaman seperti orang Indonesia kebanyakan yang belum makan nasi.

Di antara wajah pucat dan rambut pirang itu, aku lalu rindu pada wajah dan rambut lebih gelap milikmu. Di antara merdu gamelan Bali, aku membayangkan nada-nada celotehanmu dulu.

Gunung Agung kini sudah membaik. Berkat doamukah yang berharap aku selamat? Meskipun andai saja kau paham bahwa tanpamu aku tak pernah merasa baik-baik saja. Ada perasaan celaka yang entah.

Di sini aku jelas tidak sendiri. Kanan dan kiriku tidak pernah kosong. Tetapi tanpamu, dunia tidak berarti ramai. Tetapi tanpamu, hatiku jiwaku jauh dari damai.

#DuapuluhsembilanOktoberDuaributujuhbelas

Karya : Nunu Azizah