Lucunya Manusia

Nunu Azizah
Karya Nunu Azizah Kategori Renungan
dipublikasikan 20 Oktober 2016
Lucunya Manusia

Saya tidak percaya betapa lucunya manusia, tetapi dunia benar telah menunjukannya.

Salah satunya saat di mana saya menemukan kenyataan bahwa orang-orang yang menurut kita pantas diberi malah menolak dikasihani. Mereka contohnya misalnya si kakek tua penjual tisu atau si kondektur cilik metromini yang tetap ngotot memberi uang kembalian meski si pembeli/ penumpang telah mengikhlaskannya. Mereka adalah orang kaya sejati, hatinya kaya dan pantang meminta-minta.

Sementara itu, di lain pihak kita sama-sama tahu bahwa di sekitar kita banyak mereka yang katanya yang kaya raya dan berpendidikan tinggi tetapi lebih senang mengemplang pajak, enggan membayar yang seharusnya bisa mereka bayar. Sifat serakah malah menunjukkan betapa miskinnya jiwa mereka.

Begitulah lucunya manusia, tetapi entah mengapa saya tidak ingin tertawa.

13102016

  • view 154