Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 Desember 2016   14:09 WIB
ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

 

ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

 

Ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

darah-darah manusia disyiria tidak ada harganya,
mungil memnggigil
tawa menua
canda memudar

sembunyi?

ah lipat saja rasa takut itu di saku-saku para pecundang
aku  memang kerdil
aku tidak lebih besar dari lutut-lutut bashar
tapi aku bukan pecundang

aku maju diatas medan perang

untuk teriak dengan lantang

tapi aku lupa,

dunia sudah tidak punya telinga !

ah aku pulang dari medan perang

dengan jasad yang menjadi arang

tapi upayaku tak pernah sia-sia

karena aku yakin, ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

pintu syurga sedang dibuka selebar-lebarnya...

 

oleh : Nenirria

cirebon, 17-12-2016

 

Karya : Neniria Ney