Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi
ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

 

ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

 

Ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

darah-darah manusia disyiria tidak ada harganya,
mungil memnggigil
tawa menua
canda memudar

sembunyi?

ah lipat saja rasa takut itu di saku-saku para pecundang
aku  memang kerdil
aku tidak lebih besar dari lutut-lutut bashar
tapi aku bukan pecundang

aku maju diatas medan perang

untuk teriak dengan lantang

tapi aku lupa,

dunia sudah tidak punya telinga !

ah aku pulang dari medan perang

dengan jasad yang menjadi arang

tapi upayaku tak pernah sia-sia

karena aku yakin, ketika dunia sudah tak memiliki mata dan telinga

pintu syurga sedang dibuka selebar-lebarnya...

 

oleh : Nenirria

cirebon, 17-12-2016

 

Karya : Neniria Ney