Sesingkat cerita cinta

Neilandra Afriasti
Karya Neilandra Afriasti Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 11 September 2016
Sesingkat cerita cinta

Ku hargai setiap kesendirian yang mungkin sering kali ku ingin bersama. Dan lagi lagi ku salah menilai kebersamaan yang hanya sementara itu. Ku menghargai setiap kebersamaan tapi kau tak pernah menghargai.

Kau sendiri yang membawaku lari dari kesendirian, mengajak untuk bersama. Lalu kau meninggalkan kesakitan yang sangat dalam dengan mengembalikan kesendirian muncul dengan rencanamu.

Keadaan saat itu membuatku marah, sangat marah bahkan untuk melihatmu lagi ku tak bisa, yang ku rasakan akan sama seperti menginjak arang yang panas. Pedih nya...

Bila ku terus mengingat hanyalah air mata kebencian yang ada, bahkan untuk menyebutmu dalam doa saja ku tak sanggup. 

Namun bila esok kita bertemu, senyuman ini akan selalu ada tapi masa lalu itu akan tetap terbekas perih dan tak akan pernah pulih seperti sedia kala.

Sudah terlambat bila aku menyesal, ini jalan terbaik dari semuanya. Aku tak akan pernah menetap menjadi angan-angan buta yang dulu sempat ku rindukan kapan terjadinya.

Menjadi benar-benar tulus melupakan itu tidak mudah, bila ku tak pernah menemukan kebahagian yang lain betapa gila nya aku saat itu.

Walau waktu terus berjalan, ku tetap berjalan sendiri tanpa pernah menoleh pada kepedihan yang dulu.

  • #stilllovethesky

  • view 244