Mengisi Kekosongan

Nebula
Karya Nebula  Kategori Renungan
dipublikasikan 13 Juni 2017
Mengisi Kekosongan

May be surrounded by A million people I Still feel all alone - michael buble_home

pernah kalian merasa seperti itu? merasa sendiri ditengah keramaian? merasa hampa walaupun kalian tertawa? seolah ada lubang besar menganga di hati kaliam,kosong. tersenyum, tetapi tatapan mata kosong. tidak ada yanng menyadari kesepian itu, tidak ada yang bisa mengisi kekosongan yang menganga pada saat itu.

tetap saja

 

terdiam

 

teronggok

 

kosong

 

sepi

 

orang silih berganti, datang dan pergi.
mencoba mengisi kekosongan itu
memberikan berbagai bentuk senyuman, perhatian, dan tawa
tetapi

 

tetap sama saja

 

 

kosong

 

 

atau memang kekosongan itu selalu ada?
tidak akan pernah bisa terisi?

 

atau

memang tidak menemukan isi yang tepat
tidak?
atau belum?

 

ah,
semakin kosong ketika memikirkannya
atau memang, tuhan sengaja memberikan kita kekosongan itu
agar kita selalu ingat
bahwa segala kekosongan kita pada akhirnya hanya bisa diisi pada satu. satu sumber
tempat bersujud
.

 

 

menumpahkan segala keluh kesah lepas melaksanakan kewajiban

menceritakan segalanya

semuanya

kekosongan yang menganga saat ini

menangis sejadi jadinya

mengadu seada adanya

berbaring
merebahkan
memeluk

 

bagai anak kecil yang mengadu pada orangtuanya

 

memeluk

 

dan berharap orang tua mengatakan

"tenang nak, menangislah. tetapi setelah itu jangan lagi"
"biar ku peluk, agar kau tahu bahwa kau tidak sendiri"

 

seperti itulah rasanya

atau Tuhan sengaja menciptakan kekosongan itu

agar kita ingat

bahwa sebaik baiknya pengisi kekosongan kita adalah dengan mengingat-Nya
mengadu padaNya

 

sejadi jadinya
tanpa takut
tanpa khawatir
cerita akan bocor kemana mana

 

 

karena Tuhan adalah sebaik baiknya tempat mengadu

  • view 43