Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 29 April 2018   17:19 WIB
Sejatinya, Malam Tahun Baru adalah Malam Nisfu Sya'ban

 

Malam nisfu Sya'ban adalah malam pada pertengahan bulan Sya'ban yang mulia yaitu malam tanggal 15 Sya'ban.

Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

1. Allah membuka pintu langit dan menurunkan 300 rahmat serta kasih sayang.

Pada malam-malam biasa, Allah menurunkan satu rahmat dan kasih sayangnya pada seluruh alam semesta. Dengan satu bagian itu saja, sepasang suami istri bisa saling menyayangi, ibu dapat menyayangi anak-anaknya dengan segenap hati, tumbuhan dapat tumbuh menghijau dan memberikan manfaat bagi makhluk lain, pun demikian dengan berbagai jenis binatang termasuk yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop.  Ya, hanya dengan satu bagian rahmat dan kasih sayang itu semesta raya sudah bisa merasakan apa yang dinamakan cinta kasih.

Bagaimanalah bila 300 rahmat dan kasih sayang diturunkan oleh Allah pada malam nisfu sya'ban? Pastilah tak terkira rasanya. Pada malam itu Allah akan menampakkan kebesarannya (Tajalli) dekat di langit dunia dan menumpahkan 300 rahmat pada seluruh makhluk wa bil khusus pada manusia-manusia yang mau memuliakan malam tersebut dengan amal-amal shalih.

2. Ditutupnya buku amalan setahun yang lalu dan dibukanya buku amalan baru untuk setahun mendatang.

Pada malam itu Allah menutup buku amalan manusia selama satu tahun terakhir dan membuka buku amalan baru untuk satu tahun ke depan.

Sejatinya segala takdir kita, sejak baru lahir sampai ajal menjemput, semua telah tertulis di Lauh Mahfuz.  Kita akan menikah dengan siapa, sekolah dimana, punya anak berapa, jatuh ke selokan pada usia berapa dan seterusnya semua sudah ditetapkan. Bahkan kita akan mengupil pada hari apa, jam berapa, bahkan menit dan detik ke berapa, semua telah tertulis secara detail di sana.

Tetapi Allah akan menurunkan takdir demi takdir manusia itu satu persatu dari tahun ke tahun. Kalau dianalogikan, takdir di Lauh Mahfudz adalah buku induk program jangka panjang, sedangkan program jangka pendeknya dikeluarkan setiap tahun.

Kapan program takdir tahunan itu keluar?

Setiap tahun, tepatnya pada malam nisfu sya'ban, Allah akan membuka takdir masing-masing manusia untuk setahun ke depan. Apakah si A akan lulus tahun ini, apakah si B akan menemui ajal tahun ini, apakah si C akan di gigit ular dan seterusnya. Bila tidak ada permintaan untuk di revisi, maka program takdir tahunan itu akan sama persis seperti yang tertulis di Lauh Mahfuz, termasuk takdir buruk yang menyertai.

Inilah alasan yang mendasari: Sejatinya, Malam Tahun Baru adalah Malam Nisfu Sya'ban seperti yang tertera pada judul tulisan ini.

Pertanyaannya, bisakah takdir tahunan itu direvisi? Jawabnya bisa, jangankan takdir tahunan, bahkan takdir harian pun bisa. Bagaimana caranya? Dengan mengajukan permohonan dalam doa.  Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065).

Maka pada malam nisfu sya'ban ini, selain mengisinya dengan amalan shalih, alangkah baiknya jika kita memohon agar dengan tajalliNya (dengan 300 rahmat tadi), Allah berkenan menghapus takdir buruk kita setahun ke depan dan menggantinya dengan takdir yang lebih baik.

Kita juga dianjurkan untuk berdoa agar selalu diberi kemudahan untuk mengisi buku amalan setahun ke depan dengan catatan amal-amal shalih.

Bacaan dan amalan yang dianjurkan pada malam nisfu sya'ban

Pada intinya semua amal shalih sangat dianjurkan pada malam menjelang ditutupnya buku amalan dan dibukanya buku amalan yang baru ini.

Puasa, sedekah, membaca Al-Quran, memperbanyak shalat sunnah, memohon maaf pada orang tua, suami/istri, saudara, tetangga dst.

Untuk efektifnya, para ulama menganjurkan untuk sholat sunnah dua rokaat lalu dilanjutkan membaca surat yasin.

Kenapa surat Yasin efektif? Karena memiliki banyak keistimewaan dan fadhilah seperti yang Rasulullah telah jelaskan. Salah satunya adalah sebagai perantara dikabulkannya hajat.

Maka pada malam nisfu Sya'ban ini, dianjurkan membaca surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat sebagai berikut:

1. Diberi umur panjang semata-mata untuk beribadah pada Allah.

2. Memohon rizki yang banyak lagi halal untuk bekal beribadah kepada Allah.

3. Memohon keteguhan iman.

Setelah itu dianjurkan memperbanyak istighfar, wirid, sholawat dan membaca doa-doa memohon agar Allah berkenan menghapus takdir buruk kita setahun ke depan dan menggantinya dengan takdir yang lebih baik.

Demikianlah semoga bermanfaat.

 

Catatan Ngaos bersama Umi Nafisah.

Dirangkum oleh Bunda Farhanah, Malang, 27 April 2018/ 11 Sya'ban 1439

Karya : Nazlah Hasni