Antara Fitrah dan Teman Sejati, Sebuah Catatan Harian

Nazlah Hasni
Karya Nazlah Hasni Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Januari 2018
Antara Fitrah dan Teman Sejati, Sebuah Catatan Harian

|Antara Fitrah dan Teman Sejati, Sebuah Catatan Harian|

Fitrahnya manusia itu cenderung suka yang baik-baik, menyenangkan, menguntungkan serta menghibur dan membenci yang buruk-buruk, menyedihkan lebih-lebih merugikan.

Melihat lingkungan yang bersih, hati senang. Sebaliknya, melihat lingkungan kotor, hati jadi keruh.

Memandang taman indah hijo royo-royo mata jadi melek, sebaliknya, kalau memandang tumpukan sampah kepala jadi pusing.

Bertemu dengan seseorang yang ramah penuh senyum, kita jadi ikut tersenyum. Sebaliknya, bila mengobrol dengan orang yang suka mengomel dan mukanya cemberut aja, pasti rasanya ingin kabur.

Mencium aroma wangi dan segar, hidung rasanya lega. Namun jika mencium bau busuk, rasanya perut menjadi umek ingin mengeluarkan isinya.

Dan tentunya masih banyak contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari lainnya yang betapa menunjukkan bahwa memang manusia menyukai hal-hal baik dan menyenangkan.

Maka bisa dipahami bila sebuah kata bijak mengatakan: Kalau ingin mengetahui siapa teman sejatimu, lihatlah siapa yang tetap di sisimu ketika masa susahmu.

Karena hanya benar-benar sahabat sejatilah yang mau bertahan ketika kita tak lagi "menguntungkan".

Malang, Awal Tahun 2018


  • view 85