Harapan Baru DKI (dan juga Indonesia)

Nazlah Hasni
Karya Nazlah Hasni Kategori Lainnya
dipublikasikan 01 Mei 2017
Harapan Baru DKI (dan juga Indonesia)

       Drama pemilu DKI, meski membuat baper berkepanjangan tetaplah merupakan pelajaran hidup bagi warga Jakarta khususnya dan rakyat Indonesia umumnya. Banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil pasca pemilu yang telah berhasil membetot perhatian seluruh bangsa dari Sabang sampai Merauke ini, yaitu:

  1. Mampu mengendalikan diri.

Walau digempur derasnya arus informasi tentang seputar pemilu entah yang mana hoax atau bukan, warga Jakarta tetap bisa mengendalikan diri dan bisa melaksanakan pemilu dengan lancar, aman dan kondusif.

  1. Tidak memilih pemimpin yang celometan.

Terlepas dari suku atau mana ras mana dia berasal atau apa agamanya, ternyata kehalusan budi bahasa tetap menjadi salah satu tolok ukur universal dalam menilai karakter seseorang. Seperti pepatah jawa yang menyebutkan ajining diri soko lati, harga diri seseorang dinilai dari ucapannya. Tak peduli rakyat jelata atau pemimpin sekalipun, bila tak mampu menjaga lidah yang tak bertulang ini, maka jatuhlah harga dirinya.

  1. Tidak tergiur dengan pembagian uang atau sembako.

Denny JA dari LSI menganalisa bahwa salah satu penyebab menurunnya dengan signifikan elektabilitas sang petahana adalah karena pembagian sembako di waktu minggu tenang.

 

       Poin terakhir inilah sebenarnya yang cukup membanggakan karena menandakan kecerdasan politik warga Jakarta semakin baik. Mudah-mudahan ini bisa menular pada daerah-daerah lain.

       Sudah menjadi rahasia umum bahwa di Negara kita apa yang disebut serangan fajar, mampu membeli suara rakyat dalam pemilu. Miris memang, masa depan bangsa selama 5 tahun kedepan hanya seharga beberapa lembar rupiah. Di Negara maju, bila dalam sebuah pemilihan ada seorang kompetitor yang melakukan pemberian dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun, maka bisa ditebak bahwa kompetitor itu akan kalah mutlak.

         Maka dengan kecerdasan politik yang semakin meningkat ini, optimis keadaan Jakarta pasca pemilu akan semakin baik, dan sudah seyogyanya kita selalu menyemogakan agar para pemimpin yang sejatinya adalah putra bangsa ini diberi kemudahan dan kemampuan dalam mengemban amanah. Terima kasih kepada pak Ahok atas jasa-jasa dalam membangun Jakarta dan selamat bertugas kepada pak Anis dan pak Sandi.

 

Wallahua'lam

Bunda Farhanah

#selfreminder

  • view 181