Lihat, Dengar, Rasakan

Isti Nazilah Hidayati
Karya Isti Nazilah Hidayati Kategori Puisi
dipublikasikan 07 Februari 2016
Lihat, Dengar, Rasakan

18 Desember 2010 pukul 19:59

?

Lihat..

Tatapan mentari yang sendu,

Saat langit mulai meluapkan tangisnya,

Diikuti Jingga yang menyelimuti samudera,

Aku berdiri menunggu bintang disana..

?


Dengar..

Bisikan mentari sebelum ia pergi,

Langit berteriak seolah enggan melepas kekasihnya,

Diiringi Senja yang bersenandung lewat ombak,

Aku masih menunggu suara bintang memanggilku..

?


Rasakan..

Mentari yang tak lagi hangat disini,

Raungan langit memekik pilu,

Gemuruh ombak memukul karang yang tegar,

Ku tetap menanti bintang di batas waktu..

Dilihat 178

  • Asep Kamaludin
    Asep Kamaludin
    1 tahun yang lalu.
    Sungguh renyah rasa puisinya. Sepertinya memburu sesuatu yang didamba dalam penantian panjang. Tak ada kata manis yang menyelimuti kepastian, karena semuanya memang sudah guratan takdir. Namun ada hal yang memang sudah menjadi hukum alam, bahwa habis gelap terbitlah terang dan badai pasti berlalu.