Novemberain(bow)

Isti Nazilah Hidayati
Karya Isti Nazilah Hidayati Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 05 Februari 2016
Novemberain(bow)


"Novemberain"

Kata itu yang kubaca, saat aku membuka recent update, di salah satu media sosial yang ada di handphone-ku.

Kamu menuliskan satu kata itu, iya hanya satu kata.

Bagiku, kata tersebut cukup menarik. Karena entah sejak kapan aku menyukai bulan November. November memang memberikan kesan tersendiri untukku.

Akhirnya aku coba komentari saja tulisanmu itu, ku tulis :

"Novemberainbow"

Lalu kamu bertanya, "Emang kamu udah lihat pelangi di bulan November?"

"Belum sih, hehe. Tapi kalau Novemberainbow kesannya lebih optimis & ceria. :)" jawabku.

"Soalnya hujannya introvert. Lebih sering rintik-rintik dan lama."

"Itu analogi ya?"

"Bebas kamu menginterpretasikannya gimana, hehe."

"Coba lihat Januari nanti, walaupun masih musim hujan mungkin ada pelangi."

"Kamu suka hujan yang mana?" Katamu sambil mengirimkan emotikon tersenyum.

"Coba tebak?"

"Hujan yang besar, terus muncul pelangi."

"Aku sukanya hujan malem-malem, jadi enggak ada pelangi, hehe." Jawabku sambil bergurau.

"Haha, kenapa gitu?"

"Soalnya kalau hujannya malem terus gede, suka nyenyak tidurnya."

"Besoknya kan jadi dingin?"

"Haha, iya sih. Kalau kamu, kamu lebih suka hujan yang rintik-rintik itu ya?"

"Iya, aku lebih suka hujan yang rintik-rintik. Tapi kadang hujan besar membawa manfaat yang besar pula." Jawabmu serius.

"Dari hujan saja, kepribadian kita bisa terlihat ya."

"Hehe, iya. Sebenernya kecenderungan kita sih yang menggambarkan sifat dan kepribadian. Karena aku suka hujan, jadi kali ini kita bahas hujan."

"Kenapa suka hujan?" Tanyaku penasaran.

"Menurutku, hujan itu dengan karakter yang berbeda tapi memiliki sifat yang sama dengan uang. Tidak mempunyai warna, tapi merefleksikan segala warna." Katamu.

Seketika saja aku kehilangan kata-kata.