Tak ada yang ABADI

Agus Prasetyo
Karya Agus Prasetyo Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Agustus 2018
Tak ada yang ABADI

Jika dirimu merasa telah banyak berbuat baik..
Apakah kau yakin semua itu dikerjakan dengan ikhlas..?
 
Jika kau bangga dengan dosa-dosamu,..
 
Taubatlah sebelum ajal menjemputmu..
 
Jika kau berpikir bahwa deretan prestasi dan penghargaan sebagai bukti kesuksesanmu..
Apakah itu membuatmu takabur atau bersyukur..?
 
Andai saja kau merasa berjasa kepada banyak orang..
Apakah itu dilakukan demi meraih ridha Allah atau ridha manusia..?
 
Jika dalam hatimu Kau teramat bangga dengan status sosialmu..
Tapi kenapa malu mengakui diri muslim sejati..?
 
Kau teramat teliti terhadap keluar-masuknya hartamu..
Tapi amat lalai atas pahala dan dosa yang kau perbuat..
 
Kalian yang merasa bangga dengan segala titel akademik..
Tapi mengapa malu mengakui predikat kemusliman kalian..?
 
Kau merasa begitu resah saat gagal dalam perniagaan..
Tapi tetap tenang ketika waktu shalat di batas akhir dan kau belum juga melaksanakan shalat...
 
Kau bisa lebih tegas bersikap atas harga dirimu yang diinjak orang lain..
Tapi bungkam saat kehormatan Nabimu direndahkan musuhnya..
 
Kau akan memilih emas murni sebagai perhiasanmu..
Tapi kenapa tak pernah berusaha memurnikan akidahmu..?
 
Kau amat terluka saat kekasihmu selingkuh..
Tapi tak jua sadar dan taubat saat dirimu menyekutukan Allah Ta’ala..
 
Kau sangat semangat berburu perhiasan duniawi..
Tapi amat sedikit usahamu untuk akhiratmu...
 
 
Begitu banyak di antara kita yang daftar doanya kepada Allah Ta’ala dipenuhi daftar keinginan duniawi..
Tapi kenapa ibadah kepada-Nya seperlunya saja..?
 
Kita selalu memohon yang terbaik bagi hidup kita kepada Allah Ta’ala..
Tapi sering lupa mentaati perintah-Nya...
 
Saat gelisah dan kecewa Allah Ta’ala selalu kita sebut nama-Nya..
tapi dikala suka dan bahagia kita lupa menyembah-Nya..
 
Kita terlalu sering berharap kebaikan diguyurkan Allah Swt untuk kita..
Tapi amat sedikit kita bersyukur kepada-Nya...
 
Kita senantiasa khusyuk memohon kepada Allah Ta’ala di kala Resah..
Tapi kenapa berharap seperlunya di saat bahagia..?
 
Jika keinginanmu dikabulkan Allah Ta’ala..kau memuji-Nya..
Tapi kenapa saat tak dikabulkan kau berburuk sangka kepada-Nya.?
 
Renungkan..Interospeksi diri ..
Sebab sudah terlalu banyak dosa dan salah yang kita lakukan...
 
apa yang harus kita sombongkan..?
Tepatnya.. pantaskah kita sombong..?
 
Kita hanya manusia.. seorang hamba yang diciptakan oleh Sang pencipta...
''KITA DICIPTAKAN..''bukan ada begitu saja di muka bumi ini...
 
Sehingga kita harus patuh dengan aturan yang dibuat oleh Sang pencipta kita...
 
Coba sebutkan apa kepunyaan Kita yang bisa dibanggakan..?
Apakah ada sesuatu di dunia ini yang Kita miliki atau barang kepunyaan kita..?
 
ITU HANYA TITIPAN..
Pikirkan dan Renungkanlah..pantaskah kita bangga dan sombong dengan barang yang hanya dititipkan kepada kita..???Kematian bisa saja datang secara tiba2...

  • view 58