Menikmati Luka

Nahla Jingga
Karya Nahla Jingga Kategori Motivasi
dipublikasikan 18 Agustus 2017
Menikmati Luka

Pain makes me stronger. Yeah, it really does make me stronger.

Ada dua cara menyikapi prasangka buruk, pandangan meremehkan, kesinisan, tudingan dan ketidaksukaan orang pada kita. Pertama, buktikan bahwa apa yang mereka sangkakan salah atau yang kedua, menenggelamkan diri dalam lautan prasangka jahat itu.

Dengan cara pertama, kita gunakan cemoohan itu sebagai mesin untuk berproses menjadi lebih baik. Prasangka jahat itu adalah luka, biarkan saja luka itu menganga, rasakan dan nikmati sensasinya selagi perlahan menunggu ia sembuh dengan sendirinya. Niscaya luka itu menjadikan kita dua kali lebih kuat.

Kalau kita menempuh jalan kedua, kita akan terus-menerus terpuruk. Keterpurukan itu seperti lumpur isap; lama-lama di dalamnya, kita akan tersedot dan mati. Tamat.

Jika ada yang menghina kita, meremehkan kemampuan kita, biarkan saja ia. Dengarkan baik-baik apa yang ia bicarakan dan simpan dalam hati. Kelak, putar balikkan semua omong kosongnya.

Mungkin hari ini kau diremehkan karena kau hanya bisa jadi bayangan seorang yang sangat pandai. Simpan rasa sakit itu, balaslah di kemudian hari. Lain hari, saat orang menertawakan hasil tulisanmu, misalnya, kau harus bisa buktikan bahwa tulisanmu dibaca lebih dari lima ratus orang, bahkan lebih lagi. Saat ini, orang meragukan kemampuanmu. Tak masalah, bekerja keraslah. Simpan sakit hati itu, peram dan ledakkan di tahun-tahun yang akan datang. Pastikan kau buat mereka yang meragukanmu melihatmu tumbuh dan mereka akan mengakui hebatmu. Biarkan mereka rasakan sendiri malu karena telah meremehkanmu.

Terakhir, bolehlah kalau ingin menuliskan hal-hal seperti ini dalam hati: “Lihat dan saksikanlah! Aku akan guncang dunia. Menyesallah engkau yang dulu meragukan dan meremehkanku! Tenggelamlah engkau dalam rasa malu tak terhingga! Camkan ini! Aku kan berusaha sekuat tenaga dan membuatmu menelan pahitnya pil kekalahan. Aku tak kan kalah, lihat dan tunggu saja.

picture in frame

  • view 65