Bangunlah

Nadzira
Karya Nadzira  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 Juni 2016
Bangunlah

Gelap.

Mata sudah kubuka lebar-lebar. Tapi yang terlihat hanya hitam di seluruh penjuru. Aku takut. Bingung. Tak tahu harus apa.

Aku ingin berdiri, tapi aku tidak tahu, barangkali atap ruangan ini pendek. Aku hanya terduduk. Sungguh, aku ingin pergi dari tempat ini.

Aku ingin berteriak, memanggil siapapun yang bisa membantuku keluar dari sini. Tapi yang keluar hanya angin dan desahan. Suaraku hilang.

Aku ingin menangis. Tapi tak ada setetes air mata pun yang keluar dari sudut mataku. Aku benar-benar tidak berdaya. Aku hanya bisa merintih dalam diam.

Bangun.

Suara itu muncul tiba-tiba, entah darimana asalnya.

Bangunlah.

Aku ingin menjawab, bagaimana aku bisa bangun jika aku tak bisa melihat apapun.

Bangun.

Bagaimana bisa aku bangun di tempat gelap gulita? Aku tidak tahu apa yang ada disekelilingku!

Percayalah, bangun sekarang.

Baiklah, aku mencoba. Aku bangkit berdiri, tiba-tiba cahaya putih memenuhi ruangan itu, menyilaukan mataku. Aku diatas kasur, terbangun kebingungan. Aku hanya bermimpi.

Apa Aku bilang? Bangun maka kau akan bisa melihat. Sekarang bergegaslah!

Suara itu masih belum hilang. Siapa dia sebenarnya?

Kuberi kau kesempatan untuk kembali. Kini, manfaatkanlah waktumu. Janganlah termasuk yang merugi. Demi masa.

Aku mengerti sekarang. Segera aku bangkit, berwudhu lalu menemui Tuhanku dalam dua rakaat subuh.

  • view 92