Enaknya Jadi Perempuan

Nadya Maysyarah
Karya Nadya Maysyarah Kategori Agama
dipublikasikan 23 Agustus 2017
Enaknya Jadi Perempuan

Pernah ngga terlintas dibenak kita rasa kesel jadi perempuan? Ya, entah itu secara spontan atau hasil pemikiran panjang, mungkin diantara kita ada yang ngedumel perihal “Ngga enak ya jadi cewe.." 

Mungkin sebagian ada yg mengeluhkan tugas dan tanggung jawab seorang perempuan yg cukup rumit, seperti saat memasuki usia baligh, perempuan diwajibkan menutup aurat, lalu setelah menikah kita harus melayani suami, menjaga rumah, hingga mengandung buah hati yg pasti akan menambah bobot badan kita. Belum lagi dalam proses persalinan, kita akan dihadapkan dengan kesakitan yg luar biasa (belum pernah ngerasain sih, cuma pasti sakit), setelah itu mengurus anak, memasak, membersihkan rumah, mengasuh dan mendidik
anak (cant wait to be a mum tbh hehe), pokoknya memang begitu berat beban dan tanggung jawab sebagai seorang perempuan. 

"Ngga enak ya jadi cewe, ngga bisa bilang..” *eh

Namun, menjadi seorang perempuan merupakan keistimewaan, perempuan jenis paling hebat yg pernah tercipta, (f)aktor utama yang memungkinkan peradaban manusia terus ada. Dan karena hanya bagi wanitalah, ia bisa masuk pintu syurga dari manapun, dari pintu manapun yang ia kehendaki. Dan syaratnya tidak banyak, cukup tidak meninggalkan ibadah wajib, dan taat kepada suami. Allahu Rabbi, what a good reward!

Allah created woman as symbol of His own beauty and to give solace to her partner and her family.  And Islam has raised the status of women from below the earth to so high that Paradise lies at her feet.

Indeed, jadi perempuan benar-benar tidak mudah. Menjaga kemuliaan dan kehormatan, tantangan dan godaannya bukan main. Belum lagi kebaperannya, well woman is a delicate creature with strong emotions. Memang wanita terkadang lebih mengutamakan perasaan daripada akal mereka. Kadang sudah baik-baik menjaga, ada saja yg datang. Banyak sekali yang gagal, banyak yang kecolongan. Tapi justru disini nilai lebihnya, yg benar-benar menjaganya dialah yg bernilai lebih, dialah permata. Karena permata, tak pernah ada di sembarang tempat.

“Dan berilah nasihat dengan baik kepada para wanita, karena sesungguhnya wanita itu tercipta dari tulang rusuk (yang bengkok), dan tulang rusuk yang paling bengkok itu adalah bagian paling atasnya, jika engkau memaksa untuk meluruskannya engkau akan mematahkannya, namun jika engkau biarkan ia akan tetap bengkok, maka nasihatilah para wanita dengan baik.” [HR. Al-Bukhari]

Sebagai perempuan kita patut bersuka hati, selalu percaya dengan janji Allah. Dan kita juga harus berhati-hati dalam menjalani hidup, ingat bahwa kebanyakan penduduk neraka adalah perempuan. Semoga kita menjadi perempuan yang dicintai Allah. Aamiinn.

  • view 67