Bila Kau Tak Pernah Datang

nabila zia
Karya nabila zia Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 12 Maret 2016
Bila Kau Tak Pernah Datang

Aku paham akan makna sebab akibat, akan makna tabur tuai.
Itulah yang sedang aku pikirkan, akan konsekuensi dari segala rasa dan perbuatan.
Ada perasaan yang membuncah dan ingin segera disampaikan.
Adalah aku yang tak ingin terlalu lama menunggu.
Namun bagaimana bila perasaan itu memang tak perlu terungkapkan?
Bagaimana bila kau tak pernah datang?
Akankah aku menyesal akan segala rasa ini?
Tidak, aku akan menggeleng tegas.
Tak perlu ada rasa yang disesali karena cinta.
Karena menyesalinya hanya membuat kau menolak pembelajaran yang diselipkan padanya.
Bila kau tak pernah datang aku tak akan menyesal pernah menunggumu.
Dari menunggu aku belajar bersabar, bersabar akan perasaan yang ingin segera tersampaikan, bersabar akan pertemuan yang ingin disegerakan.
Bila kau tak pernah datang aku akan terus memperbaiki diri.
Bukan untukmu, karena ada Tuhanku yang sedang menantiku disana.
Dan aku tak mau mengecewakannya bila berpakaian lusuh.
Aku ingin menggantikan pakaianku dengan yang bersih tak bernoda.
Terimakasih kau yang telah mampir singgah dalam rasa dan membuatku menunggu.
Terimakasih dan aku tak akan pernah menyesal.