Tentang Pohon dan Perjalanan Pulang

nabila zia
Karya nabila zia Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 14 Januari 2017
Tentang Pohon dan Perjalanan Pulang

Pernah suatu hari di suatu masa yang lampau dalam sebuah perjalanan singkat dari desaku menuju ke kota kabupaten bersama seorang sahabat ada sebuah pertanyaan yang terlontarkan oleh sahabatku. Aku kira percakapan itu terjadi sangat lampau ketika seragamku masih berwarna merah dan putih.

“Kenapa ya kalau perjalanan pulang lebih cepat rasanya dari perjalanan berangkat?” Tanyaku.

“Kalau kata bapakku ketika berangkat pohon-pohon yang ada di pinggir jalan saling menyapa kita menanyakan tujuan kita namun ketika pulang mereka hanya melambaikan tangan pada kita sehingga perjalanan pulang kita lebih cepat.” jawabnya.

Kami yang masih polos mengiyakan saja jawaban seperti itu. Dan setiap kali perjalanan aku selalu memandang pohon-pohon itu. Maklumlah perumpamaan kenapa perjalanan pulang lebih cepat dibandingkan dengan perjalanan berangkat dikaitkan dengan pohon adalah karena sepanjang perjalanan dari desaku ke kota kabupaten adalah pohon-pohon yang berdiri berjajar pada bukit-bukit dan jurang di sisi kanan kiri kami.

Tapi ketika beranjak dewasa aku menyadari alasan kenapa perjalanan pulang selalu lebih cepat.

“Karena dalam perjalanan pulang adalah perjalanan yang menyenangkan. Sejauh apapun jarak yang ditempuh dalam perjalanan bila hati yang kita rasakan adalah bahagia maka jarak yang jauh berasa dekat. Menyenangkan karena ketika kita pulang maka kita akan bertemu dengan orang-orang yang kita sayang, kembali pada ruang nyaman kita. “

Itu menurutku, menurutmu ada alasan lainkah mengapa perjalanan pulang selalu terasa lebih cepat?

  • view 177

  • agni alam
    agni alam
    3 bulan yang lalu.
    karena dalam perjalanan pulang kita melalui jalan yang pernah terlewati sehingga persepsi kita merasa sudah akan segera sampai... mungkin dengan melalui jalan yang berbeda menjadi tidak terasa lebih cepat