Membangun Ketangguhan Jiwa Melalui Kegiatan Membaca

Muthmainnah Rati
Karya Muthmainnah Rati Kategori Motivasi
dipublikasikan 12 Maret 2016
Membangun Ketangguhan Jiwa Melalui Kegiatan Membaca

Hidup tak pernah bisa ditebak. Di dalamnya, tak semua hal berjalan sesuai keinginan. Masalah. Itulah sebutan yang kita sematkan bagi sesuatu yang tidak kita inginkan. Dan masalah, menempeli hidup kita bagai semut mengerumuni gula. Tak terpisahkan.

Setiap orang akrab dengan masalah. Entah dia raja atau hanya rakyat jelata, tak ada bedanya. Keakraban ini seharusnya telah membuat setiap pribadi terampil dalam menjamu setiap masalah yang menyapa. Nyatanya, tidak demikian.

Kalau pun ada yang mampu menyikapi masalah dengan segala keanggunan laku yang dimiliki, jumlahnya hanya segelintir. Sisanya, menghadapi masalah dengan raut duka seolah langit akan runtuh.

Mengapa setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengolah sebuah masalah? Ada banyak faktor pemicu. Salah satu yang memiliki andil cukup besar adalah kebiasaan membaca. Dengan kata lain, intensitas membaca akan berbanding lurus dengan kemampuan seseorang dalam menyikapi sebuah masalah.

Betapa istimewanya kegiatan membaca ini. Bahkan kedatangan risalah agama langit pun dimulai dengan perintah membaca.

Sebagaimana yang termaktub dalam QS. Al-Alaq Ayat 1:

"Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhan-Mu yang menciptakan."

Perintah membaca. Itulah wahyu yang dititahkan Tuhan pada kesempatan pertama. Mengapa harus membaca? Tentu banyak hikmah di baliknya. Dengan membaca, seseorang dapat meruntuhkan sekat-sekat dunia. Membaca adalah jalan untuk menaklukkan dunia dan ?meletakkannya dalam genggaman.

Membaca adalah terapi jiwa. Sekumpulan kata memiliki kekuatan mahadahsyat yang mampu mempengaruhi jiwa seseorang. Itulah alasannya kegemaran membaca akan berdampak pada pola pikir seseorang tentang segala hal dalam kehidupannya. Apa yang dibaca oleh seseorang menjadi sangat penting, sebab itu akan mempengaruhi pemahaman dan kebijaksanaannya, termasuk dalam menghadapi sebuah masalah.

Ilmu yang didapat dari kegiatan membaca mampu melampaui pengetahuan orang-orang yang jarang membaca. Serangkaian kata positif yang dibaca akan ?menambah kekuatan dan ketangguhan jiwa. Seseorang yang membaca dan mengetahui bahwa sebuah masalah adalah sebentuk ujian dan cara Tuhan untuk menunjukkan kasih sayang, maka dia akan mampu mengolah masalah yang dihadapinya dengan sikap yang lebih baik.

Seseorang yang membaca dan mengetahui tentang keutamaan bersyukur dan berlaku sabar, maka dia akan mampu mensyukuri setiap nikmat dan bersabar atas setiap masalah. Bandingkan dengan seorang lainnya yang tidak pernah membaca dan tak mengetahui tentang hal-hal tersebut. Maka akan terbentang jurang perbedaan yang sangat lebar.

Jadi, dapat dikatakan bahwa diri kita adalah apa yang kita baca. Rajinlah membaca. Sebisa mungkin untuk melahap banyak bacaan positif dan hindari bacaan negatif yang tidak jelas manfaatnya. Rawatlah jiwa dan jadikan ia tangguh dengan berbagai bacaan yang memotivasi agar kita bisa menjadi lebih bijak dan memiliki senjata yang handal dalam memerangi setiap masalah yang mengusik kedamaian hidup ?kita.

#MR

Gambar diambil?di sini