Rute Menuju Masa Depan

Rute Menuju Masa Depan

Muthmainnah Rati
Karya Muthmainnah Rati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Juli 2016
Rute Menuju Masa Depan

Kusampaikan terima kasih pada masa lalu yang telah menjauh ....

Tak ingin ada yang kusesali, aku hanya akan mengatakan bahwa diriku baik-baik saja sekarang.

Begitu jauh jarak yang telah kutempuh, berbagai rupa dan tingkah jejak terukir sepanjang perjalanan.

Langkah lurus, menyerong, berbelok, berbalik arah, berputar. Berkali-kali menuju satu arah, berkali-kali pula langkah dibelokkan ke arah lainnya.

Dibelokkan takdir.

Meski tak semua seperti yang seharusnya, tak seperti yang aku inginkan atau aku rencanakan. Aku tak akan mengumpat. Aku menerimanya dengan lapang. Mau bagaimana lagi? Takdir yang mengemudi.

Meski banyak kegagalan, meski banyak keraguan, meski banyak tanda tanya, meski tak terhitung kesedihan, aku akan menerimanya dengan lapang. Sebab merajuk atau berderai tangis juga tidak akan mengubah apa yang Tuhan tetapkan.

Semua sudah terjadi. Rencana Tuhan sudah dijalankan dan akan tetap berjalan. Ke mana muaranya, aku sungguh tak tahu. Aku hanya mampu berharap yang terbaik dan tetap percaya bahwa Tuhan akan menggiring langkahku menuju kenyataan terbaik.

Bisa jadi, jalan cerita yang Tuhan putar-belokkan selama ini adalah keharusan yang menjadi ruteku menuju masa depan. Masa depan yang namanya bersanding denganku di Lauhul Mahfudz-Nya.

Ah, aku sungguh tak ingin menyesali apa pun, aku hanya ingin membuat semuanya menjadi  perjalanan yang penuh pelajaran.

Meski begitu menyakitkan, menyedihkan, membingungkan, meragukan. Aku ingin hanya mampu melihat cahaya dan harapan di balik semuanya. Aku tak ingin menyesal, aku tak ingin berprasangka buruk kepada Tuhan.

Aku yakin bahwa tak ada perjalanan sia-sia. Nanti, ketika janji waktu mengantarkan aku kepada dia -yang entah siapa- aku tak ingin merevisi sebuah penyesalan. Aku tak ingin merevisi prasangka buruk kepada Tuhan. Sebab aku tak pernah menyesal, sebab aku tak pernah berprasangka buruk kepada Tuhan.

Aku yakin dan akan terus meyakini, bahwa Tuhan menciptakanku untuk berbahagia.

#MR, 01 07 2016

  • view 275