(Tentang) Diriku, Ketika Setan Sedang Dibelenggu

Muthmainnah Rati
Karya Muthmainnah Rati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 Juni 2016
(Tentang) Diriku, Ketika Setan Sedang Dibelenggu

Hanya ada diriku sendiri,

Selama 1 bulan, aku hanya akan bersama diriku sendiri. Menjalani tiap detik waktu sebagai diriku utuh, tanpa direcoki bisikan-bisikan dari setan yang penuh muslihat.

Hanya ada diriku sendiri

Melakoni 24 jam kehidupan. Seharusnya semua menjadi mudah saja, sebab musuh nyata yang tak kasat mata sedang dipulangkan sementara.

Setan sedang dibelenggu.

Seharusnya aku bisa beribadah dengan merdeka, menjaga lisan, menyempurnakan ketaatan, mencuci dosa-dosaku tanpa ada yang mengganggu.

Tapi, apa yag terjadi?

Bahkan ketika setan sedang dibelenggu, langkahku tetap berat untuk menyembah sujud, 

Lalu, lisanku, tetap saja penuh kata cela pada sesama.

Menengok segumpal daging di dalam dada, mengapa masih saja kelam dan penuh prasangka?

Dan jari jemari, tak jua menjadi ringan untuk berbagi.

Tuhan, bagaimana ini?

Tuhan, selamatkan aku!

 

#MR, dalam renungan, 5 Ramadhan 1437H

Gambar diambil  di sini

  • view 110