Tentang Kita

Muthmainnah Rati
Karya Muthmainnah Rati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Mei 2016
Tentang Kita

Kebersamaan kita adalah anugerah bagiku. Saat-saat terbaik sepanjang hidupku adalah ketika kita berbagi canda tawa, berbagi beban, dan kesedihan, untuk dinikmati bersama.

Kita tahu, di sana, ada banyak kecemburuan terbit setiap menyaksikan ikatan kita. Dan kita tahu, tak ada yang mampu melampaui manisnya persahabatan kita, tidak saat itu, tidak juga hingga detik ini.

Betapa aneh, sebelumnya kita adalah orang asing yang terpisah jarak, ruang, dan waktu. Sumbawa, Depok, Tegal, Jakarta, Aceh, Subang, Magelang, Rembang, Makassar, benar-benar jauh, kan? Tak terbayang kita akan berjumpa.

Tapi, Tuhan Mahakuasa, kita dipersatukan dalam perjuangan.

Awal jumpa, kita hanyalah anak-anak polos yang baru menanggalkan putih abu-abu yang penuh ceria.

Perlahan-lahan, melalui berbagai rintangan yang kita hadapi. Tuhan mengajarkan betapa kebersamaan adalah yang paling penting dan mampu mematahkan setiap ketidakmungkinan apa pun yang kita prediksi melalui kemanusiaan kita yang terbatas.

Sorak sorai bahagia, juga sedu sedan duka, kita cicipi bersama. Kita menapak aral terjal, mencoba menjadi tegar agar tak terlempar dari medan juang, saling menautkan jemari, saling menguatkan.

4 tahun kita tertempa, mengarungi medan juang yang penuh warna. Di sana terpatri jejak dari setiap bagian senyum sumringah, gelak tawa, juga hangatnya air mata kita.

Tidak ada yang mudah, tentu saja. Tapi, kebersamaan membuat kita lebih berani untuk menghadapi setiap hal yang tak pasti. Sebab kita tahu, kita tak akan pernah saling meninggalkan, kita tak akan saling berlepas tangan.

Kita tumbuh dewasa dalam rasa saling menyayangi dan saling mengasihi.

Tak ada yang lebih menyenangkan dari persahabatan kita. Saat itu, juga hingga detik ini.

Meski takdir telah kembali menciptakan jarak bagi kita. Kita sama-sama tahu, kita saling memiliki.

Dalam do'a kita saling memeluk, berharap Tuhan sudi pertemukan kita kembali, suatu saat nanti, tuk tuntaskan rindu di hati

#MR, dalam rindu yang mengharu biru,

17 Mei 2016