Menurutmu, Jodoh Itu Apa?

Muthmainnah Rati
Karya Muthmainnah Rati Kategori Motivasi
dipublikasikan 19 April 2016
Menurutmu, Jodoh Itu Apa?

Menurutmu jodoh itu apa?

Jika dihadapkan dengan pertanyaan semacam itu, kebanyakan dari kita pasti akan tersipu, malu-malu mau. *Eh?

Ehm … maksud saya,

Kebanyakan kita akan mengatakan bahwa jodo adalah orang yang menjadi suami atau istri kita,  orang yang ditakdirkan Tuhan untuk menggenapi hidup kita, yang dipersatukan dalam pernikahan dan rumah tangga. *Cieeeehhh … bener gak?

Begitu juga dengan jawaban tentang konsep jodoh yang bergelayut di benak saya.

Sampai suatu saat di awal 2016, saya membeli  “JODOH”-nya, Bang Fahd Pahdepie. (Siapa yang belum baca?)

Dalam buku yang menjadi incaran para lajang itu (Eaaaa :D), Bang Fahd mengajukan gagasan lain tentang jodoh. Menurutnya, pengertian jodoh tidak terbatas pada “pasangan pernikahan”. Melalui sebuah kisah cinta yang mengharu biru, Bang Fahd menuturkan bahwa jodoh adalah dua orang yang ditakdirkan Tuhan untuk bertemu dan melalui pertemuan itu menghasilkan kisah dan kenangan.

Setidaknya, itulah yang saya ‘tangkap’ setelah menuntaskan “Jodoh”. Dan saya sependapat dengan gagasan Bang Fahd.

Bahwa jodoh tidak semata tentang cinta, yang bermuara pada ikatan pernikahan. Jodoh lebih luas dari itu. Pertemanan, persahabatan, bahkan hubungan cinta (yang akhirnya pupus sekali pun), yang terjadi dalam serangkaian ruang dan waktu, yang berkisah dan berjejak kenangan, itu adalah bagian dari jodoh. 

Maka tidak heran ketika sepasang kekasih akhirnya putus hubungan, ada yang berkomentar begini, “mungkin jodohnya hanya sampai di sini.” Bahwa Tuhan menakdirkan garis jodoh mereka tidak seberapa panjang, hanya sebatas itu, lalu diambil alih oleh takdir lainnya.

Jodoh tidak melulu tentang orang yang ditakdirkan Tuhan di Lauhul mahfudz, untuk menggenapi separuh agama kita. ketika kita bertemu seseorang, merasakan kecocokan atau chemistry, lalu menjadi teman dan akhirnya bertambah erat sebagai sahabat, maka bisa dikatakan bahwa kita telah berjodoh dengan orang itu. Berjodoh dalam sebuah persahabatan, dia melengkapi hidup kita. Sebab pada dasarnya, mencari sahabat atau teman yang benar-benar “klop” itu tidak mudah, sebagaimana tidak mudahnya mendapatkan seseorang yang “klop” untuk dijadikan teman hidup hingga akhir usia.

Pengertian jodoh begitu universal. Namun, terlepas dari itu, yang paling didambakan oleh setiap orang adalah jodoh yang akan menggenapi agamanya, menggenapi dirinya. Yang menjadi akhir pencarian, yang akan membersamai hidup hingga akhir usia.

Sebagian orang ditakdirkan untuk menempuh jalan yang panjang menuju titik temu dengan sang jodoh. Tapi, ada juga yang menapaki jalan mulus bak jalan tol bebas hambatan. Seolah Tuhan menyodorkan begitu saja ke hadapannya. 

Atas kenyataan ini, tak sedikit orang yang membandingkan dirinya dengan orang lain.

“Kenapa sampe sekarang gue yang cantik nan pintar ini belum ketemu jodoh. Sementara dia yang biasa-biasa aja, anaknya udah segudang.” *Eh? (mulai absurd)

Mengapa demikian? Apakah Tuhan tidak adil?

Tuhan bilang, “terserah Gue donk, hidup Lo di tangan Gue. Terima aja, jangan banyak bacot!” *Nah, lho? :D

Yang jelas, tidak dibenarkan menggugat Tuhan. Kita seharusnya sudah paham bahwa hidup memang seperti ini, tak mudah ditebak, apalagi diatur sekehendak kita. Entah jalan panjang atau jalan pendek yang dilalui, semua ada tujuannya. Semua ada hikmahnya. (Gak perlu ya saya terangkan panjang x lebar tentang hikmah, semua yang baca pasti lebih paham dibanding saya).

Jadi, pilihan paling bijak adalah bersabar. Sebagaimana halnya kematian, urusan jodoh adalah misteri Ilahi. Kita hanya perlu bersabar dalam iktiar, dan berikhtiar dengan segenap kesabaran.

Ikhtiarnya seperti apa?

Dengan memantaskan diri kita, memperbaiki diri, agar kita siap menyambut datangnya jodoh. Karena Tuhan hanya akan menghadirkannya ketika kita sudah siap menyambut. Seseorang yang tepat di waktu yang tepat. Insya Allah ….

Tangguhkan diri dengan segenap kesabaran, agar tetap tegar dalam penantian.

Tenang saja, jodoh pasti bertemu. *kata Mas Afgan :D

Jangan galau, jodoh pasti bertamu. *kata saya :D

Salam semangat anti galau ….

JOSH! *JOmblo Sampai Halal (ala Tausiyah Cinta :D)

 

#MR, 19.04.2016

Gambar diambil di sini


  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Tulisan bagus... Layak promo... ^_

  • Irfan Kriyaku.com
    Irfan Kriyaku.com
    1 tahun yang lalu.
    Jodoh merupakan suatu kata yang terdiri dari 5 huruf yaitu J O D O H.. klo di eja begini bacanya > Je Ojo.. De Odo. Ha.. Jodoh.. *siulsiul

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    apakah kita berjodoh?

    sampai sekarang saya belum nemu definisi jodoh yang tepat versi saya sendiri mba

    • Lihat 8 Respon

  • Dicky Armando
    Dicky Armando
    1 tahun yang lalu.
    Jodoh adalah orang yang cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; imbangan (KBBI). Hihihihihi ....

    • Lihat 7 Respon