Sudah Kucoba di Diriku

Muhamad Mustain
Karya Muhamad Mustain Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 April 2017
Sudah Kucoba di Diriku

Sudah kucoba di diriku, namun hasilnya selalu tak bisa kuturuti permintaanmu. Sebab, terlalu berat bagiku menanggung rasanya kau tolak pertemuanku denganmu, dan seorang anak yang juga sebetulnya anakku. Meski dalam hatiku selalu tersimpan sejuta tanya yang enggan berlalu: apakah diriku lenyap dari hatimu secepat itu?
 
Sudah kucoba di diriku, namun hasilnya selalu tak mampu kulalukan untukmu. Yaitu apa-apa yang kau pernah katakan padaku: jika kau menyayangiku, kau akan melakukan apapun untukku, termasuk melupakanku. Namun, bayang dirimu masih terasa di sekitarku. Sering terasa bahwa kau hanya bersembunyi dariku di ruang tamu, meski kuingat selalu bagaimana terlihat kulihat punggungmu dari balik pintu. 
 
Sudah kucoba di diriku, namun tetap saja bahkan sesederhana membiasakan diri memanggilmu dengan namamu pun aku tak mampu. Sebab, ada perasaan ganjil yang berebut tempat dengan rindu dalam hatiku. Apa yang membuatnya jatuh hati padamu hingga tak lagi tersisa sedikitpun perasaanmu untukku? Apa karena aku terlalu keras mengubahmu dari sosok pemalu menjadi berani melihat rekan lawan jenismu tanpa ragu?
 
Sudah kucoba di diriku, meski tak kutahu berapa lama lagi aku akan terus melakukannya serasa membuang waktu. Kau telah mempunyai bagi dirimu berupa lembaran hidupmu yang baru. Lalu, aku masih terus mencoba memenuhi permintaanmu.
 
... 
 
(terinspirasi dari puisi M. Aan Mansyur berjudul "Kepada Suami Mantan Istriku") 

  • view 95