Sebuah Makna Memperjuangkanmu

Muhamad Mustain
Karya Muhamad Mustain Kategori Renungan
dipublikasikan 18 Maret 2017
Sebuah Makna Memperjuangkanmu

Key, aku kadang bertanya-tanya pada diriku, bagaimana makna sebenarnya dari memperjuangkanmu?

Apakah mengejar-ngejarmu bagai psikopat meminta cinta, memberi perhatian dan selalu ada, atau meluluhkan hatimu tiap harinya dengan kalimat indah bagai pujangga?

...

Suara klakson kereta melenguh keras. Peluit penjaga peron melengking seiring kereta yang berjalan perlahan. Sementara, senyummu masih terberkas, terselip di balik pikiran-pikiran yang sibuk membayangkan bagaimana dunia kerja kelak. Aku tertular: ikut tersenyum.

Adalah bohong jika nanti aku tak rindu. Hingga lewat mimpi-mimpi dalam perjalanan itu justru kutemukan dirimu berdiri di sana, dengan mata memancarkan cinta ke arah entah kemana. Kemudian, aku terjaga dengan mata yang berkaca dan nafas yang memburu.

...

Key, kadang aku bertanya-tanya pada diriku, bagaimana caranya aku memperjuangkan masa depanmu, jika ternyata kau masih berada di masa lalu?
Bagaimana aku harus berharap pada Tuhan jika aku sendiri belum tau apakah kehendakNya membuat kita di masa depan akan bertemu?

Tak dipungkiri, Key, bahwa bahkan hubungan dua orang yang saling mencintai bertahun-tahun pun dapat kandas seketika. Takkan mudah meruntuhkan apa yang telah dibangun bertahun-tahun. Lalu, Key, bolehkah aku bertanya, lalu untuk apa gunanya perjuangan-perjuangan itu?

...

Key, semakin pertanyaan-pertanyaan itu memburuku, maka semakin aku berlari darinya. Karena barangkali aku hanya belum kuasa untuk menjawabnya. Ataukah, kau akan membantuku untuk ikut menjawabnya?

Karenanya, Key, aku memilih untuk tidak memperdulikan jawaban yang tepat untuk pertanyaan itu. Aku hanya mencoba untuk tetap berusaha, bagaimanapun yang terjadi meski nyatanya aku berjuang sendiri. Barangkali, yang lebih tepat, bukan soal memperjuangkanmu. Namun, memperjuangkan diriku sendiri.

Untuk kelak, entah apapun kuasaNya, aku tak harus terlalu sakit menahan cinta yang tak terjadi. Aku tak perlu terlalu kecewa karena ternyata aku mendapat kisah berbeda. Apakah begitu, Key?

  • view 91