Jarak

Musa Rustam
Karya Musa Rustam Kategori Puisi
dipublikasikan 12 Oktober 2017
Melukis Asa

Melukis Asa


seandainya ketika angin dan daun bisa menjawab, tak akan dibiarkannya nasib memudar dalam kegelapan. Dia akan pergi atau menempel dibayanganmu untuk meyakinkan, mana yang berhasil; hujan atau mimpimu.

Kategori Puisi

11.3 K Hak Cipta Terlindungi

Jarak Ketika sebuah bilangan membagi waktu. Membatasi antara satu dengan yang lain. Hari ini aku disini, dibatasi rutinitas yang merajai. Besok ataupun lusa adalah jarak yang harus dilewati

  • view 296

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    9 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Puisi sederhana ini memiliki kata-kata yang romantis tetapi makna didalamnya hanya diputar-putar saja, tidak ada kejelasan apakah rindu atau ketidakmampuan bertemu. Musik yang dipilih pun terlalu mainstream dan tidak menarik pendengar. Jika didengar berulang-ulang, pembacaan puisi ini sebenarnya cukup menarik dan nampaknya akan sangat mewakili isi hati bagi insan yang merindu. Hanya saja, pengucapan kata-katanya yang ala kadarnya membuat suara Rustam sama sekali tidak menarik. Sayang sekali. Sebagai promosi buku, video ini sudah cukup bagus.

    • Lihat 1 Respon