Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 9 November 2016   15:34 WIB
Bahasa Hati

Bahasa Hati

Kampung tak pernah merasa ia paling pandai mencintai, tapi orang-orang kampung, jalan setapak, persimpangan jalan dan kepala dusun mengerti apa maunya.

Kali tak pernah merasa ia paling jujur berkata, tapi belut, ikan sapu-sapu, pohon waru dan pohon bambu memahami apa isi hatinya.

Hujan tak pernah merasa ia paling sedih, tapi atap rumah, langit-langit jendela, tiang listrik dan jalan becek bisa merasakan penderitaannya.

Kota tak pernah merasa ia paling sempurna, tapi gedung-gedung tinggi, kemacetan, kereta listrik, dan taman kota menerimanya dengan lapang dada.

Kini aku hanya bisa termenung, di antara peraduan kampung yang hujan mengaliri kali, mengakar 13 sungai membelah kota, disirami kesaksian-kesaksian dan bahasa hati yang memuncak antara dua kota, antara menunggu dan pergi.

(2016)

#kumpulanpuisi #sastra #literasi #buku #puisi #MelukisAsa #musarustam

Karya : Musa Rustam