Ibu dan Asa

Musa Rustam
Karya Musa Rustam Kategori Puisi
dipublikasikan 13 September 2016
Melukis Asa

Melukis Asa


seandainya ketika angin dan daun bisa menjawab, tak akan dibiarkannya nasib memudar dalam kegelapan. Dia akan pergi atau menempel dibayanganmu untuk meyakinkan, mana yang berhasil; hujan atau mimpimu.

Kategori Puisi

4.7 K Hak Cipta Terlindungi
Ibu dan Asa

Ibu dan Asa


Hubungan antara ibu dan Asa, sesuatu yang sederhana.

Seandainya pun ketika mereka berpisah, dan hampir tak bertemu hubungan itu tak akan pernah berubah.

Ibu bukan saja sosok luar biasa,

Ia adalah sebuah jarum kompas yang mengarahkan,

arah mana kehidupan yang harus dilalui.

Ibu tidak pernah memperlihatkan kecemasannya,

Walaupun hidupnya penuh kecemasan,

Sesungguhnya rasa cemas tertumpuk di dalam hati,

Seperti dalam retakan dinding rumah yang menggerogoti.

Ibu memiliki pandangan yang berbeda

Sekalipun bangunan rumah terendam berminggu-minggu setiap tahunnya

Dibasahi hujan yang deras dan terik panas menyengat

Begitupun jati diri kita.

Jati diri yang dibangun seorang anak dengan tidak memiliki kesadaran, ketika diterpa badai akan terempas ke tepi pantai dan menjadi rongsokan sampah mengotori keindahan pantai.

#sastra #novel #memoarasa #kumpulanpuisi #MelukisAsa #puisi #gramediacibinongcitymall #gramediamatraman #gramediapejaten #gramediaciptocirebon #gramediaplazabintaro #gramediacinere #gramediaplazaindonesia #musarustam

  • view 126