Kampung Wajah

Musa Rustam
Karya Musa Rustam Kategori Puisi
dipublikasikan 13 September 2016
Melukis Asa

Melukis Asa


seandainya ketika angin dan daun bisa menjawab, tak akan dibiarkannya nasib memudar dalam kegelapan. Dia akan pergi atau menempel dibayanganmu untuk meyakinkan, mana yang berhasil; hujan atau mimpimu.

Kategori Puisi

7.2 K Hak Cipta Terlindungi
Kampung Wajah

Kampung Wajah

Sejak waktu itu, kampung wajah semakin banyak berubah
Aku masih mengingat senyum kecil yang bersinar dari wajahmu.

Pinggiran jalan setapak yang masih tersisa telapak sandal mengecap dalam ingatanku, terlukis jelas menjadi patokan menghantar jalanku pulang.

Bangunan dan jalan memang mulai tertata rapi, selokan dan bantaran kali sudah diperbaiki,

Akan tetapi tidak ada yang bisa menahanku, mendatangi teduhnya hujan syahdu pada bulan Januari, walaupun membanjiri seperti wajah kampung dalam kubangan yang menenteramkan kerbau mandi.

Karena aku hanyalah senja yang setiap sore menghangatkan wajahmu, hingga kau bisa mulai menutup mata dan mengimajinasimu.

#poetry #puisi #sastra #KampungWajah #buku #kumpulanpuisi #MelukisAsa #musarustam

  • view 219