Senyum

Musa Rustam
Karya Musa Rustam Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Maret 2016
Senyum

Desir angin itu bertiup perlahan mengenai wajahnya

Sehingga membentuk senyuman yang mendamaikan?

Senyum yang terbentuk dari keikhlasan terpancar??

Membawa sejuta rasa dalam rona kebahagiaan

?

Bulan dan bintangpun tersipu malu menatap senyumnya

Bukan hanya mereka, akupun juga merasakan hal yang sama

Terlihat jelas dari senyuman manisnya yang merasuk kalbu

Tertanam cinta tulus dibalik elok pesonamu

?

Begitu indah hari-hari ketika melewati kebersamaannya

Dengan senyuman yang memberiku rasa yang berbeda

Rasa yang membuat hari-hariku lebih bermakna

Karena engkaulah senyum terindahku sepanjang masa

?

Seuntai senyum tergores disudut bibir nan indah

Seindah cahaya bulan di malam yang cerah

?

Endapan rasa duka seakan lenyap sudah

Saat kau menyambutku dengan senyummu yang indah

?

Nampaklah kebahagiaan, hilangkan rasa gundah

Dan tiada lagi rasa resah dan gelisah

?

Yang selalu jadi harapan dan impian

Serta selalu aku perjuangkan

Kini semoga aku dapatkan

?

Untuk sebuah nama yang telah terukir di dalam kalbu

Jagalah senyum dan cintamu untukku

Begitu juga denganku

Akan ku jaga selalu cintaku hanya untukmu

?

Marilah kita merajut rasa suka duka bersama

Menjalin cinta kasih dan sayang menurut tuntunan agama

?

Tuk menggapai kebahagiaan

Selamanya

?

Diambil dari Kutipan Novel "Memoar Senja di Pulau Belitong"

  • view 115