Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 22 Maret 2016   13:58 WIB
Senyum

Desir angin itu bertiup perlahan mengenai wajahnya

Sehingga membentuk senyuman yang mendamaikan?

Senyum yang terbentuk dari keikhlasan terpancar??

Membawa sejuta rasa dalam rona kebahagiaan

?

Bulan dan bintangpun tersipu malu menatap senyumnya

Bukan hanya mereka, akupun juga merasakan hal yang sama

Terlihat jelas dari senyuman manisnya yang merasuk kalbu

Tertanam cinta tulus dibalik elok pesonamu

?

Begitu indah hari-hari ketika melewati kebersamaannya

Dengan senyuman yang memberiku rasa yang berbeda

Rasa yang membuat hari-hariku lebih bermakna

Karena engkaulah senyum terindahku sepanjang masa

?

Seuntai senyum tergores disudut bibir nan indah

Seindah cahaya bulan di malam yang cerah

?

Endapan rasa duka seakan lenyap sudah

Saat kau menyambutku dengan senyummu yang indah

?

Nampaklah kebahagiaan, hilangkan rasa gundah

Dan tiada lagi rasa resah dan gelisah

?

Yang selalu jadi harapan dan impian

Serta selalu aku perjuangkan

Kini semoga aku dapatkan

?

Untuk sebuah nama yang telah terukir di dalam kalbu

Jagalah senyum dan cintamu untukku

Begitu juga denganku

Akan ku jaga selalu cintaku hanya untukmu

?

Marilah kita merajut rasa suka duka bersama

Menjalin cinta kasih dan sayang menurut tuntunan agama

?

Tuk menggapai kebahagiaan

Selamanya

?

Diambil dari Kutipan Novel "Memoar Senja di Pulau Belitong"

Karya : Musa Rustam