Essay Competition International di Korea 2014

Musa Rustam
Karya Musa Rustam Kategori Motivasi
dipublikasikan 22 Maret 2016
Essay Competition International di Korea 2014

Hal ini bukan hanya tugas pemerintah saja dalam mengatasi permasalahan Konservasi Lingkungan yang ada di sekitar kita. Kita harus bekerjasama dan bersinergi dari semua kalangan untuk membantu dan melakukan apa yang bisa dilakukan ; salah satu contoh yang dilakukan Dreamdelion Community Empowerment? merupakan komunitas sosial yang didirikan oleh komunitas mahasiswa dimana keberadaannya dilatarbelakangi oleh permasalahan sosial dengan kondisi masyarakat, akses terhadap pekerjaan, kesehatan dan lingkungan yang terjadi pada suatu masyarakat dan keberadaan barang-barang yang tidak terpakai atau limbah. Selain mengembangan bisnis sosial, Dreamdelion juga membentuk tiga?Community Development, yaitu Dreamdelion Cerdas dengan sasaran utama anak-anak usia sekolah, Dreamdelion Sehat dengan sasaran utama minimalisasi persoalan kesehatan dan lingkungan di bantaran kali Manggarai sejalan dengan The Nature Conservancy Program Indonesia.

Dengan mencoba mengembangkan mata pencaharian masyarakat pedesaan, peningkatan kapasitas dan meningkatkan sumber daya manusia serta lingkungan di Indonesia terutama dalam konteks pengelolaan pemanfaatan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, meningkatkan kebersihan sanitasi lingkungan dan juga meningkatkan pendidikan anak-anak usia dini dengan pendidikan yang memadai.

"Saya bersyukur alhamdulillah diberikan kesempatan untuk belajar di Korea Selatan, saya sangat berterima kasih kepada semua Profesor dan pengajar dari IUTC (International Urban Training Center), saya mengikuti training Saemaeul (New Village) Movement and Creation of self-reliant Local Communities in Gangwon Province, yang memberikan dukungan yang sangat baik kepada saya sehingga materi dan pengalaman? yang telah dicapai pengalaman dan pengetahuan yang dikembangkan Korea Selatan dalam pembangunan pengembangan desa baru ini telah mencapai keberhasilannya. Mereka membimbing saya terus belajar baik secara academically dan spiritually. Para peserta training yang terdiri 11 peserta dari 8 negara, secara bersama-sama belajar dengan keras serta membantu ?satu sama lain memiliki tiga roh Saemaul Undong; yaitu Diligence, Self-help dan Kerjasama dan bantuan jenis mereka itu tak terlupakan untuk saya, saya sangat bangga menjadi lulusan dari Koica Fellowship Program dan sekarang saya menerapkan saya keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh di Training KOICA Fellowship Training untuk mengembangkan mata pencaharian masyarakat pedesaan, peningkatan kapasitas dan meningkatkan sumber daya manusia serta lingkungan di Indonesia terutama dalam konteks pengelolaan pemanfaatan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, meningkatkan kebersihan sanitasi lingkungan dan juga meningkatkan pendidikan anak-anak usia dini dengan pendidikan yang memadai. IUTC adalah tempat di mana para peserta dari berbagai negara dapat melakukan belajar bahasa Korea dan budaya Korea, meningkatkan akademik kemampuan, berbagi pengalaman dan pengetahuan dan pembelajaran Saemaul Undong untuk membantu mengembangkan mata pencaharian masyarakat pedesaan di negara mereka sendiri?.

Program utama gerakan yaitu ; Perbaikan lingkungan hidup pedesaan, Peningkatan infrastruktur pedesaan-pertanian, hutan dan konservasi lingkungan dan Peningkatan pendapatan pertanian dan pengurangan kemiskinan di pedesaan. Kadang-kadang, saya bertanggung jawab untuk perpanjangan kepada orang-orang lokal dan masyarakat pedesaan. Setiap kali saya telah berbicara publik untuk semua pemangku kepentingan, saya menunjukkan klip video dari judul "THE GREEN WILL". Yang mengambil sekitar 20 menit dan hilighted proyek pengendalian erosi di Korea, salah satu gerakan Saemaul Undong di sektor kehutanan yang terutama disediakan mengubah Korea terdegradasi setelah perang Korea ke dalam penghijauan Korea. Sebagai Range Officer Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, saya benar-benar ingin menerapkan beberapa proyek reboisasi di daerah yang rusak melalui partisipasi masyarakat lokal. Saya ingin meningkatkan mata pencaharian masyarakat pedesaan di Indonesia yaitu di Jakarta dengan mendirikan usaha baru pemberdayaan masyarakat untuk membuat produk-produk yang kreatif dari limbah dan dari hasil penjualan produk tersebut masyarakat yang memberikan kebutuhan dasar bagi masyarakat pedesaan Manggarai. Menurut pengetahuan dari Saemaul Undong, saya ingin sekali berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui pendekatan partisipatif dari masyarakat perkotaan di sektor kesehatan, ekonomi dan pendidikan untuk usia dini.

Saya yakin apabila sinergi yang terus digalakkan dalam melakukan The Nature Conservancy Program Indonesia akan dapat terwujud. Karena penguatannya secara komprehensif bukan hanya memperbaiki lingkungan akan tetapi juga dari sektor ekonomi yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka juga. Alhamdulillah ide saya ini masuk dalam 4 besar di apresiasi oleh Korea International Coorporate Agency (KOICA) dalam event Essay Competition International di Korea yang diikuti oleh 245 essay yang berasal dari seluruh dunia.

  • view 128