Dongkrek, Sebuah Identitas Rakyat Caruban

Mungky Sdp
Karya Mungky Sdp Kategori Budaya
dipublikasikan 01 Oktober 2017
Dongkrek, Sebuah Identitas Rakyat Caruban

Sebuah inisiasi seorang pemangku adat (pasca bertafakur, mencari petunjuk) dalam hal mengusir atau bahkan memanggil bangsa lelembut / ghaib untuk keluar dari tempat peraduan yang nyaman atas tugasnya mengusik, menghasut, mewabahkan sakit dan menjerumuskan hal yang tidak baik kepada seluruh penghuni padusunan yang sebelumnya tenang, nyaman dan harmonis.

Hanya berbekal dua suara, yaitu bedug dan korek. Ritual tersebut lebih dikenal dengan Dongkrek, karena bunyi yang dihasilkan Dung dan Krek. Dua bunyi itu diyakininya mampu membuat gusar, menarik dan resah campur jadi satu bagi sinyal makhluk tak kasat mata tersebut. 

Diceritakan pula, bangsa lelembut yang ikut menari, bergembira dan tertarik untuk mengikuti suara tersebut diantaranya ada dedhemit, gundhul kechek, siluman, banaspati, kuntilanak dan banyak lagi istilah dunia wujud setan lainnya.

Sekarang, Dongkrek menurutku jadi Identitas Rakyat Caruban. Kesederhanaan yang ditampilkan adalah implementasi dari mimik kerekatan terhadap semua makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Kembalilah Kotaku, Caruban

#CarubanKotaBudaya

#SaveCaruban

#CarubanMbotenSare

#CarubanBersatu

  • view 26