Adakah usaha yang sia-sia ?

Adakah usaha yang sia-sia ?

muji cahyo wijaya
Karya muji cahyo wijaya Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Mei 2018
Adakah usaha yang sia-sia ?

Kalau apa yang kita inginkan tidak tercapai, apakah berarti usaha kita sia-sia ?
Bagi saya, setiap usaha yang dikerahkan secara kuat tenaga oleh seseorang, walaupun tidak membuahkan hasil, tentunya akan ada hikmah atau pelajaran yang bisa diambil. Jika orang tersebut masih menganggap usahanya sia-sia, saya rasa they just take it for granted atau selalu ada banyak hal yang bisa kita lihat secara luas dari sebuah kegagalan. Kita mungkin akan kecewa dan frustasi, tapi bukan berarti hidup akan berhenti hanya karena kita gagal meraih apa yang sudah kita usahakan. Ketika kamu berusaha, Allah sedang melihat seberapa keras usaha mu, ketika Dia melihat usaha mu Dia akan memutuskan apakah kamu pantas mendapatkan apa yang kamu inginkan atau lebih pantas mendapatkan yang lebih baik dari apa yang kamu impikan. jadi, tidak ada usaha yang sia-sia. karena ketika impian mu tidak tercapai, percayalah Allah sudah menyiapkan takdir yang lebih baik melalui cara-caraNya.
 
Berfokuslah dengan langkah, lihatlah lebih dekat, dan tetaplah berharap. Karena sesungguhnya setiap jalan cerita hidup ini sudah selesai, kita tinggal melaluinya dengan sebaik-baiknya dengan niat yang ikhlas. Maka tak perlu berburuk sangka ketika mendapat musibah, tak perlu takabur ketika mendapat keberuntungan. Sebab, rezeki kita sudah diatur oleh Allah SWT, dan segala apa yang kita peroleh di masa lalu, sekarang dan hari yang akan datang tidak ada melainkan semuanya datang dari Allah SWT.
 
Tidak ada yang sia-sia dalam berusaha, sia-sia adalah ketika kita tidak mau berusaha. Orang yang tidak mau berusaha adalah orang yang pesimis terhadap kemampuan yang dia miliki. Berusaha, setidaknya telah mendekatkan apa yang kita inginkan, rasa optimisme dan tulus dalam berjuang akan memberikan dampak yang lebih baik daripada tanpa melakukan sesuatu. Kita tidak pernah tahu seberapa dekatkah kita dengan sebuah keberhasilan atau sebuah kegagalan. Tapi niat yang baik dan usaha yang bersih akan menyaring hal-hal yang positif kedalam diri kita.
 
Seorang pejuang yang memperjuangkan sesuatu pasti dibalik perjuangannya, dibalik kesungguhannya, ada latar belakang yang membuatnya kuat, ada penyokong yang membuatnya tetap tegap bertahan. Dan hal itulah yang menentukan besar kecilnya tekad seseorang. Seorang yang kuat belum tentu dia kuat secara hakikat, manakala dibalik kekuatannya masih ada celah keraguraguan. Disisi lain, ketika seseorang yang kuat terus merasa dirinya masih lemah, dan terus berpikir untuk memperkuat dirinya, tanpa mengesampingkan sifat rendah hatinya, maka sungguh disanalah letak kekuatan yang sesungguhnya.
 
Jangan pernah berhenti untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT, Dia akan mendengar apa yang kita keluh kesahkan. Layaknya mengayuh sebuah sepeda, suatu saat pasti akan sampai ke tujuan yang kita inginkan. Bukankah Salafus Shalih ketika datang ujian kepadanya mereka tidak pernah mengeluh, bahkan mereka “senang” karena Allah SWT sedang menguji keimanan mereka agar bisa naik ke level selanjutnya.
 
Ada kalanya kita merasa betapa doa-doa yang dilantunkan tidak kunjung menunjukkan titik terang. Kita mencoba bersabar dan terus melantunkan doa yang sama. Bertahun-tahun mengulang-ulang doa yang sama, namun Allah SWT ternyata masih menunda pengabulannya. Terkadang timbul rasa malu dan ingin menangis. Mengapa Allah SWT belum juga mengabulkan doa ini? Padahal hati sungguh berharap banyak. Bukankah Allah SWT telah berjanji dalam firman-Nya :
 
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Ku perkenankan bagimu..” (QS Al-Mukminin :60)
 
Maka jangan lagi menyesali apa yang kita dapati karena sesungguhnya itulah rezeki kita, itulah buah dari usaha kita, dan jika kita merasa sudah berbuat yang sebaik-baiknya yang kita bisa, maka bersyukurlah dengan setiap rezeki yang Allah berikan karena itulah rezeki yang berkah dan yang jauh lebih tinggi harganya di mata Allah swt. Insya Allah.

  • view 133